Pengelolaan air sangat krusial pada fase awal pertumbuhan kemiri di lahan perkebunan. Pada musim kemarau yang berlangsung antara bulan April hingga September, tanaman muda berumur di bawah 2 tahun membutuhkan penyiraman sebanyak 10-15 liter air per pohon setiap 3 hari sekali. Pembuatan saluran drainase atau rorak sedalam 30 cm di luar piringan tajuk juga wajib disiapkan untuk mencegah pembusukan akar saat puncak musim hujan pada bulan November hingga Maret.
Pemangkasan bentuk dan pemeliharaan tajuk dilakukan satu kali dalam setahun menjelang awal musim hujan pada bulan Oktober atau November. Potong tunas air yang tumbuh tegak lurus dan tidak produktif, serta cabang yang terserang penyakit atau saling bersilangan. Pemangkasan ini memastikan sinar matahari masuk hingga ke bagian dalam tajuk untuk merangsang pembentukan bunga secara maksimal.
Pemupukan susulan diberikan dua kali dalam setahun pada masa peralihan musim, yaitu pada bulan April dan Oktober. Dosis pupuk organik matang atau kompos yang disarankan adalah 15-20 kg per pohon untuk tanaman remaja, dan ditingkatkan menjadi 30-40 kg per pohon untuk tanaman dewasa. Pupuk diaplikasikan ke dalam parit melingkar di bawah garis piringan tajuk luar lalu ditutup kembali dengan tanah.