Cara Merawat Buni Agar Subur dan Rajin Berbuah

Merawat pohon buni agar subur dan berbuah lebat membutuhkan penyiraman teratur, pemangkasan bentuk, serta pemupukan organik yang konsisten sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pohon buni (Antidesma bunius) merupakan tanaman buah tropis lokal Indonesia yang terkenal tangguh dan kaya antioksidan. Untuk mengawali budidaya yang subur, persiapkan lubang tanam berukuran 60x60x60 cm yang dicampur dengan 10 hingga 15 kg pupuk kandang matang pada awal musim hujan bulan Oktober atau November.

Ringkas: Buni

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari (6-8 jam)
Penyiraman
Sedang, siram 1-2 kali sehari saat kemarau
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November) untuk penanaman
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan pemangkasan tajuk berkala agar pohon tidak terlalu tinggi dan memudahkan proses panen dompolan buah.

Penyiraman yang konsisten menjadi kunci utama dalam menjaga pertumbuhan vegetatif buni, terutama pada fase bibit muda. Pada musim kemarau, berikan air sebanyak 15 hingga 20 liter per pohon dengan frekuensi dua kali seminggu, sedangkan pada musim hujan pastikan parit drainase dibuat sedalam 30 cm agar air tidak menggenangi area perakaran.

Pemupukan lanjutan dilakukan secara berkala setiap empat bulan sekali untuk menjamin ketersediaan nutrisi makro dan mikro. Aplikasi pupuk kompos sebanyak 15 kg per pohon diberikan pada piringan tajuk, ditambahkan dengan abu gosok atau bahan organik kaya kalium menjelang musim berbunga pada bulan Agustus agar pembentukan buah buni menjadi lebat.

Pemangkasan tajuk perlu dilakukan setidaknya dua kali dalam setahun, yaitu setelah masa panen berakhir pada bulan Mei dan sebelum pembungaan pada bulan Juli. Langkah ini bertujuan untuk membuang tunas air yang tidak produktif, merangsang percabangan baru, serta memastikan penetrasi sinar matahari mencapai 80 persen ke seluruh bagian dalam piringan tajuk buni.

Langkah-langkah

  1. Bersihkan piringan bawah pohon buni radius 1,5 meter dari rumput liar dan gulma setiap satu bulan sekali.
  2. Lakukan penyiraman sebanyak 15 hingga 20 liter per pohon dua kali seminggu di musim kemarau.
  3. Benamkan 15 kg pupuk kandang terkomposkan di sekeliling tajuk luar pohon setiap empat bulan sekali.
  4. Pangkas cabang mati, tunas air, dan ranting bersilangan setiap enam bulan setelah masa panen usai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama pohon buni dari biji mulai berbuah?

Pohon buni dari hasil semai biji biasanya berbuah pada umur 4 hingga 6 tahun, sedangkan dari hasil cangkok atau okulasi dapat berbuah pada umur 2 hingga 3 tahun.

Kapan musim panen buah buni di Indonesia?

Musim panen buah buni umumnya berlangsung pada pertengahan hingga akhir musim hujan, yaitu antara bulan Januari hingga April.

Apakah tanaman buni membutuhkan sinar matahari penuh?

Ya, tanaman buni membutuhkan penyinaran matahari penuh minimal 6 hingga 8 jam sehari agar dapat berbunga dan berbuah secara optimal.

Mengapa buah buni sering rontok sebelum matang?

Kerontokan buah muda biasanya disebabkan oleh kekurangan air saat pembentukan buah atau kurangnya hara kalium dan kalsium pada tanah.

Jenis tanah apa yang cocok untuk pohon buni?

Tanah lempung berpasir yang subur, kaya bahan organik, serta memiliki sistem drainase yang baik dengan pH 5,5 hingga 6,5 sangat ideal untuk buni.

Lebih lanjut tentang Buni

Panduan terkait

Perawatan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.