Serangan jamur Phytophthora palmivora sering kali meningkat drastis saat curah hujan melebihi 200 mm per bulan, menunjukkan gejala busuk buah dan bercak basah pada daun. Jika tidak ditangani dalam kurun waktu 3 hingga 5 hari, spora jamur dapat menyebar melalui percikan air hujan ke seluruh blok perkebunan pepaya Calina maupun Bangkok.
Pengelolaan drainase dengan membuat parit sedalam 50 hingga 70 cm di antara barisan tanaman terbukti efektif menurunkan risiko genangan air dan menekan kelembapan mikro tanah. Pemangkasan daun-daun tua yang terserang penyakit setiap 7 hari sekali juga memperlancar sirkulasi udara di sekitar tajuk tanaman pepaya.
Pengaplikasian bahan hayati seperti Trichoderma sp. sebanyak 20 hingga 50 gram per lubang tanam saat pemupukan susulan setiap 3 bulan sekali dapat menguatkan perakaran pepaya dari ancaman patogen tanah. Pencegahan terpadu ini membantu menjaga produktivitas buah tetap optimal sepanjang musim hujan.





