Selain stres air, tingkat kelembapan udara yang rendah dan suhu di atas 30 derajat Celsius saat kemarau memicu ledakan populasi hama pengisap seperti tungau merah (Tetranychus sp.) dan kutu daun (Aphis sp.). Hama-hama ini mengisap cairan sel dari permukaan bawah daun, yang mengakibatkan munculnya bercak-bercak klorosis kuning halus pada permukaan atas tajuk tanaman pepaya.
Faktor nutrisi tanah juga memegang peranan penting dalam menjaga kesegaran warna daun pepaya. Pada tanah pasiran atau tanah dengan pH di bawah 5,5, ketersediaan hara makro seperti Nitrogen dan Magnesium sangat terbatas. Pemberian pupuk organik terdekomposisi sebanyak 10 hingga 15 kg per lubang tanam setiap 3 bulan sekali sangat diperlukan untuk mencegah penguningan jaringan daun akibat defisiensi nutrisi.
Pengendalian terpadu harus segera diterapkan sebelum tingkat kerusakan daun melampaui 30 persen dari total tajuk tanaman. Melakukan pengairan teratur pada jam kerja pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 08.00 WIB serta membersihkan gulma dalam radius 1,5 meter dari pangkal batang akan membantu proses pemulihan warna daun pepaya dalam kurun waktu 14 hingga 21 hari.





