Melon, Akar Melon Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya
विजयाभिनंदन YOUTUBER / Pexels

Akar Melon Busuk: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyebab utama akar melon busuk di musim hujan adalah tingginya kelembapan tanah yang memicu serangan jamur patogen parasit.

Jawaban singkat

Budidaya melon di Indonesia saat musim hujan menghadapi tantangan besar berupa tingginya kelembapan media tanam yang sering memicu masalah busuk akar. Tanaman melon membutuhkan aerasi tanah yang baik dengan kisaran pH optimal 6,0 hingga 6,8. Ketika curah hujan meningkat melebihi 200 mm per bulan, drainase yang buruk akan menyebabkan air menggenang di sekitar perakaran, menurunkan kadar oksigen tanah, dan merusak struktur sel akar halus tanaman.

Ringkas: Melon

Cahaya
Cahaya penuh (minimal 8 jam sinar matahari langsung per hari).
Penyiraman
Siram 2 kali sehari pagi dan sore, kecuali hujan. Kurangi saat buah mulai matang.
Musim
Tanam awal musim kemarau (April-Mei) atau awal musim hujan (Oktober-November) untuk hasil optimal. Panen 60-75 HST.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Melon memerlukan perhatian pada penyerbukan dan pemangkasan untuk hasil buah berkualitas. Cocok untuk lahan terbuka atau polybag.

Kondisi tanah yang tergenang air selama lebih dari 12 jam menciptakan lingkungan anaerob yang sangat disukai oleh patogen tular-tanah seperti Pythium, Fusarium, dan Rhizoctonia. Akar yang terinfeksi akan kehilangan kemampuannya menyerap air dan nutrisi, sehingga daun melon tampak layu di siang hari meskipun tanah terlihat sangat basah. Jika dibiarkan tanpa tindakan cepat dalam kurun waktu 3 hingga 5 hari, seluruh sistem perakaran akan membusuk berwarna cokelat kehitaman dan tanaman berujung mati.

Untuk mengendalikan masalah ini, pembuatan bedengan dengan tinggi minimal 40 hingga 50 cm sangat dianjurkan agar perakaran tidak terendam air hujan. Penggunaan mulsa plastik hitam perak juga membantu menjaga kelembapan tanah agar tidak terlalu basah sekaligus menekan percikan air hujan yang membawa spora jamur. Pengaturan jarak tanam ideal yaitu 50 cm x 60 cm memegang peranan penting dalam menjaga sirkulasi udara di sekitar pangkal batang melon.

Aplikasi agen hayati seperti Trichoderma harzianum sejak awal olah tanah dengan dosis 20 hingga 30 gram per lubang tanam efektif menekan perkembangan patogen jahat. Selain itu, pangkas daun-daun tua di bagian bawah tanaman hingga ketinggian 30 cm dari permukaan tanah untuk mengurangi kelembapan mikro. Sanitasi lahan yang disiplin dengan mencabut dan membuang tanaman terserang jauh dari area perkebunan akan mencegah penularan ke tanaman melon yang sehat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Infeksi Jamur Pythium (Pythium spp.)

Ciri: Akar basah, lunak, berbau busuk, dan kulit luar akar mudah terkelupas meninggalkan benang tengah yang tipis.

Solusi: Perbaiki drainase bedengan, kurangi penyiraman, dan kocor agen hayati pengurai patogen di sekitar perakaran.

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum)

Ciri: Batang bagian bawah membelah, terdapat garis cokelat pada jaringan pembuluh saat batang dipotong, akar membusuk kering.

Solusi: Taburkan kapur pertanian untuk menaikkan pH tanah ke angka 6,5 dan musnahkan tanaman yang terinfeksi berat.

Rebah Semai dan Busuk Akar Rhizoctonia

Ciri: Bercak cokelat kehitaman melekuk pada pangkal batang dekat permukaan tanah, akar utama mengecil dan membusuk.

Solusi: Gunakan mulsa plastik, hindari tanah menempel langsung pada pangkal batang, dan gunakan media tanam yang steril.

Langkah-langkah

  1. Buat saluran drainase pembuangan air di sekeliling lahan dengan kedalaman minimal 50 cm agar air hujan langsung mengalir keluar.
  2. Cabut tanaman melon yang sudah menunjukkan gejala busuk akar parah beserta tanah di sekitar perakarannya lalu bakar di luar area lahan.
  3. Taburkan kapur dolomit sebanyak 100 hingga 150 gram per meter persegi jika pH tanah terukur di bawah 5,5 untuk menekan keasaman.
  4. Kocor pangkal batang tanaman yang masih sehat menggunakan suspensi agens hayati Trichoderma setiap 7 hari sekali selama musim hujan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah tanaman melon yang terkena busuk akar bisa sembuh total?

Jika infeksi masih pada tahap awal dan hanya menyerang akar serabut, perbaikan drainase serta pemberian agens hayati bisa menyelamatkan tanaman. Namun jika akar utama dan pembuluh batang sudah membusuk, tanaman tidak bisa disembuhkan dan harus dimusnahkan.

Mengapa daun melon layu padahal tanah di sekitarnya sangat basah?

Kondisi ini disebut layu fisiologis akibat busuk akar. Akar yang busuk kehilangan fungsi untuk menyerap air, sehingga daun tidak mendapat pasokan cairan dan menjadi layu meskipun media tanam berlimpah air.

Berapa tinggi bedengan ideal untuk menanam melon di musim hujan?

Tinggi bedengan ideal pada musim hujan adalah 40 hingga 50 cm agar zona perakaran melon berada di atas permukaan genangan air hujan.

Bolehkah menanam melon kembali di bekas lubang tanam yang terserang busuk akar?

Tidak dianjurkan. Bekas lubang tanam tersebut masih mengandung spora patogen yang tinggi. Sebaiknya beri kapur pertanian, biarkan mengering terkena sinar matahari, atau ganti titik lubang tanam baru.

Lebih lanjut tentang Melon

Panduan terkait

Busuk Akar, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.