Musim kemarau yang panas dan kering sering kali memicu peningkatan populasi hama pengisap seperti kutu kebul dan tungau. Hama ini bersembunyi di balik daun, mengisap cairan sel, dan meninggalkan bercak kuning yang berujung pada keritingnya daun serta penularan virus.
Selain hama, faktor nutrisi dan manajemen penyiraman memegang peranan vital. Kekurangan unsur hara makro seperti nitrogen membuat klorofil daun rusak dan menguning secara merata, sementara penyiraman yang tidak merata membuat akar mengalami kekeringan ekstrem pada siang hari yang terik.
Untuk mengatasi daun melon kuning di musim kemarau, lakukan pengamatan rutin setiap tiga hari sekali pada pagi hari. Sesuaikan volume penyiraman menjadi dua kali sehari dengan sistem irigasi tates, serta aplikasikan pupuk susulan berimbang dan jaga kebersihan gulma di sekitar bedengan.