Panduan Praktis Cara Menanam dan Merawat Begonia di Rumah

Menanam begonia sangat mudah dilakukan sepanjang tahun di Indonesia dengan mengandalkan media tanam berpori dan naungan cahaya terang.

Jawaban singkat

Begonia merupakan tanaman hias favorit di Indonesia karena keindahan warna daun serta ragam bentuk bunganya. Tanaman ini tumbuh optimal di iklim tropis dengan suhu 18 hingga 28 derajat Celsius serta kelembapan udara berkisar 60 sampai 80 persen. Di Indonesia, begonia dapat ditanam sepanjang tahun, baik pada musim hujan maupun musim kemarau, asalkan mendapatkan perlindungan dari curahan hujan berlebih dan terik matahari langsung.

Ringkas: Begonia

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (naungan 50-70%)
Penyiraman
2-3 hari sekali saat media atas kering
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Sangat peka terhadap genangan air berlebih di area perakaran.

Kunci utama keberhasilan cara menanam begonia terletak pada penyiapan media tanam yang porous dan kaya bahan organik. Gunakan campuran tanah subur, sekam bakar, dan kompos atau humus daun dengan perbandingan 1:1:1. Penambahan sedikit cocopeat yang telah dicuci dapat membantu menjaga kelembapan tanpa membuat media menjadi terlalu becek yang berisiko membusukkan perakaran.

Proses penanaman dimulai dari penyediaan bibit hasil stek batang atau stek daun yang sehat dan memiliki minimal dua sampai tiga lembar daun. Bibit ditanam pada pot berdiameter 15 hingga 20 cm yang dilengkapi lubang drainase lancar. Pada musim kemarau, lakukan penyiraman rutin setiap 2 sampai 3 hari sekali ketika permukaan media terasa kering sejauh 2 cm, sedangkan pada musim hujan frekuensi disesuaikan agar media tidak terlalu basah.

Perawatan berkala meliputi pemupukan organik atau pemupukan majemuk NPK seimbang yang diberikan setiap 2 hingga 4 minggu sekali untuk merangsang pertumbuhan vegetatif dan pembungaan. Pemangkasan daun yang tua, kuning, atau terserang hama wajib dilakukan seminggu sekali untuk menjaga sanitasi tanaman serta memicu munculnya tunas-tunas baru yang lebih segar.

Langkah-langkah

  1. Siapkan pot berdiameter 15-20 cm yang memiliki lubang drainase memadai di bagian dasar.
  2. Campurkan tanah subur, sekam bakar, dan kompos halus secara merata dengan rasio 1:1:1 sebagai media tanam.
  3. Tanam bibit atau hasil stek begonia tepat di tengah pot, tegakkan, lalu padatkan media secara perlahan di sekitar pangkal batang.
  4. Siram media tanam hingga air mengalir keluar dari lubang bawah pot, kemudian letakkan di tempat teduh bersirkulasi udara lancar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kali begonia harus disiram dalam seminggu?

Di musim kemarau cukup 2 sampai 3 kali seminggu, sedangkan di musim hujan cukup 1 sampai 2 kali seminggu saat media mulai mengering.

Apakah begonia bisa ditanam langsung di bawah sinar matahari?

Tidak dianjurkan. Begonia membutuhkan cahaya terang tetapi terhalang (naungan 50-70%) agar daunnya tidak terbakar.

Bagaimana cara paling mudah memperbanyak begonia?

Perbanyakan paling mudah adalah melalui stek batang atau stek daun yang ditancapkan pada media semai lembap.

Mengapa ujung daun begonia saya berwarna cokelat dan mengering?

Hal ini biasanya disebabkan oleh kelembapan udara yang terlalu rendah atau penggunaan air siraman dengan kandungan kaporit tinggi.

Jenis pot apa yang paling cocok untuk tanaman begonia?

Pot tanah liat atau plastik yang memiliki banyak lubang drainase di bagian bawah sangat ideal agar sirkulasi air dan udara lancar.

Lebih lanjut tentang Begonia

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.