Cara Menanam Bambu Rejeki dari Awal sampai Panen

Menanam bambu rejeki sangat mudah dilakukan baik di media air maupun tanah untuk mempercantik ruangan dan membawa nuansa segar sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Bambu rejeki (Dracaena sanderiana) merupakan tanaman hias populer di Indonesia yang dapat tumbuh subur baik di media air maupun tanah. Pemilihan batang stek yang sehat dengan panjang sekitar 15 sampai 20 cm dan memiliki minimal 2 hingga 3 ruas adalah langkah awal penting sebelum penanaman di pot berdiameter 10 hingga 15 cm.

Ringkas: Bambu Rejeki

Cahaya
Sinar matahari tidak langsung (teduh terang)
Penyiraman
Ganti air tiap 7-10 hari atau siram tanah 2-3 kali seminggu
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Jauhkan dari hembusan angin AC langsung dan sengatan matahari terik.

Pada penanaman media air, gunakan wadah kaca bening yang diisi air bersih setinggi 3 sampai 5 cm untuk merendam bagian pangkal batang. Penggantian air secara rutin setiap 7 sampai 10 hari sekali sangat dianjurkan guna mencegah pembusukan akar dan pertumbuhan lumut, terutama saat suhu udara panas di musim kemarau.

Jika memilih media tanah, gunakan campuran tanah topsoil, sekam bakar, dan kompos matang dengan perbandingan 1:1:1 yang memiliki drainase baik. Penyiraman dilakukan 2 sampai 3 kali seminggu saat permukaan tanah terasa kering, serta hindari genangan air yang dapat memicu pembusukan pangkal batang.

Panen atau pemangkasan batang dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6 hingga 12 bulan ketika tinggi batang telah mencapai 30 sampai 50 cm. Pemotongan dilakukan secara teratur menggunakan gunting stek steril untuk merangsang tumbuhnya tunas baru yang rimbun dan menjaga bentuk estetis tanaman hias ini.

Langkah-langkah

  1. Pilih stek batang bambu rejeki yang sehat, berwarna hijau segar, dan bebas hama dengan panjang 15 sampai 20 cm.
  2. Siapkan wadah berisi air bersih setinggi 3-5 cm atau pot bersaluran baik dengan media campuran tanah, sekam bakar, dan kompos (1:1:1).
  3. Tancapkan batang secara tegak lurus, lalu letakkan tanaman di area ruangan yang mendapat sinar matahari tidak langsung.
  4. Lakukan perawatan harian dengan mengganti air setiap 7-10 hari sekali atau menyiram media tanah 2-3 kali seminggu.
  5. Lakukan panen atau pemangkasan tunas batang setelah tanaman berumur 6-12 bulan untuk merangsang pembentukan cabang baru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah bambu rejeki lebih baik ditanam di air atau tanah?

Kedua media sama baiknya. Media air lebih praktis dan bersih untuk dekorasi dalam ruangan, sedangkan media tanah membuat nutrisi lebih stabil dan batang lebih kokoh.

Mengapa batang bambu rejeki menjadi lembek?

Batang lembek menandakan terjadinya pembusukan akibat bakteri atau jamur, umumnya dipicu oleh air yang jarang diganti atau tanah yang terlalu becek.

Berapa sering air bambu rejeki harus diganti?

Air sebaiknya diganti setiap 7 hingga 10 hari sekali, atau lebih cepat jika air mulai tampak keruh dan berbau.

Apakah bambu rejeki membutuhkan pupuk tambahan?

Ya, berikan pupuk cair tanaman hias dengan konsentrasi sangat encer setiap 1 hingga 2 bulan sekali untuk menunjang kelengkapan hara.

Lebih lanjut tentang Bambu Rejeki

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.