Memasuki fase dewasa ketika tanaman mulai merambat dan menunjukkan belahan daun khas, tingkatkan rasio fosfor dan kalium guna memperkuat batang serta merangsang pembentukan fenestrasi atau lubang daun. Frekuensi pemupukan dapat dikurangi menjadi sebulan sekali dengan metode kocor di sekitar perakaran, pastikan media tanam dalam kondisi lembap sebelum pupuk diberikan agar cairan nutrisi tidak mengejutkan jaringan akar tanaman hias kesayangan Anda.
Pemilihan jenis pupuk sangat memengaruhi kesehatan jangka panjang Monstera, di mana Anda dapat mengombinasikan pupuk lepas lambat berbentuk butiran yang bertahan hingga tiga bulan dengan pupuk cair organik encer. Penggunaan pupuk organik cair dari sisa fermentasi limbah rumah tangga atau kotoran hewan yang matang sangat dianjurkan untuk memperbaiki struktur mikroorganisme tanah pot sekaligus mencegah penumpukan garam mineral berlebih.
Perhatikan tanda-tanda kejenuhan nutrisi seperti ujung daun yang mengering kecoklatan atau pertumbuhan tanaman yang mendadak melambat meskipun penyiraman sudah ideal. Lakukan pembilasan media tanam atau flushing menggunakan air bersih setiap tiga bulan sekali untuk melarutkan sisa residu pupuk kimia yang mengendap di dalam pot agar sistem perakaran Monstera tetap leluasa bernapas.