Pada fase pertumbuhan awal atau fase vegetatif aktif, tanaman Monstera membutuhkan asupan nitrogen yang cukup untuk merangsang pembentukan batang yang kokoh serta daun-daun baru. Pemberian nutrisi cair organik atau pupuk majemuk khusus tanaman hias daun dapat dilakukan setiap dua hingga tiga minggu sekali pada pagi hari. Pastikan media tanam dalam kondisi lembap sebelum aplikasi agar akar tidak mengalami kejuatan khemis yang memicu kerusakan jaringan.
Memasuki fase dewasa saat tanaman mulai membentuk fenestrasi atau belahan alami pada daun, kebutuhan hara bergeser ke formula yang lebih seimbang antara nitrogen, fosfor, dan kalium. Pemberian pupuk lepas lambat (slow-release) yang ditanam pada media setiap tiga bulan sekali sangat efektif menjaga ketersediaan nutrisi secara konsisten. Alternatifnya, aplikasi nutrisi cair dosis rendah setiap empat minggu sekali dapat mempertahankan kilap daun dan memperkuat struktur tulang daun dewasa.
Penyesuaian jadwal pemupukan juga penting saat memasuki perubahan musim di Indonesia. Pada puncak musim hujan dengan kelembapan tinggi, kurangi frekuensi pemupukan cair untuk mencegah media terlalu basah yang mengundang jamur. Sebaliknya, pada musim kemarau panjang, fokuskan pada peningkatkan kelembapan lingkungan sekitar tanaman sebelum memberikan pupuk, serta selalu gunakan petunjuk aplikasi yang tertera pada label kemasan produk.






