Penyebab utama dari masalah daun monstera keriting adalah dehidrasi kronis akibat media tanam yang terlalu kering dan penguapan yang terlalu tinggi. Di musim kemarau, kelembapan udara sering kali drop drastis di bawah 60 persen dan suhu harian melonjak, membuat daun kehilangan air lebih cepat daripada yang bisa diserap oleh perakaran. Jika akar di dalam pot juga mengalami kerusakan atau pembusukan, suplai air ke daun muda akan terhenti dan menyebabkan jaringan daun mengerut permanen.
Selain faktor lingkungan dan penyiraman, serangan hama penghisap cairan seperti kutu putih atau trips sangat sering menjadi dalang tersembunyi di balik daun monstera keriting. Hama ini bersembunyi di balik lipatan daun muda atau tangkai daun, menyarikan cairan sel tanaman sehingga pertumbuhan daun terganggu dan bentuknya menjadi cacat serta berkerut. Pemeriksaan visual secara berkala dengan membalik helaian daun sangat penting untuk mendeteksi keberadaan hama mikroskopis ini sebelum populasi mereka meledak.
Untuk memulihkan kondisi tanaman, mulailah dengan merutinkan penyiraman sebanyak tiga kali seminggu secara mendalam hingga air mengalir keluar dari lubang drainase pot. Pindahkan pot ke area teduh yang mendapat cahaya matahari tersaring paranet 60 persen agar tanaman terhindar dari sengatan panas langsung. Lakukan pemangkasan pada daun yang sudah rusak parah agar nutrisi terfokus untuk memproduksi tunas baru yang sehat dan normal.