Monstera, Daun Monstera Keriting: Penyebab dan Cara Mengatasinya
blumenbiene / BY

Daun Monstera Keriting: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Daun monstera yang menggulung atau keriting merupakan tanda tanaman mengalami stres air, kelembapan udara rendah, atau serangan hama di musim kemarau.

Jawaban singkat

Fenomena daun Monstera deliciosa menggulung atau keriting sering dialami para pecinta tanaman hias saat memasuki puncak musim kemarau di Indonesia. Suhu udara harian yang meningkat di atas 32 derajat Celsius disertai kelembapan udara yang merosot di bawah 50 persen memicu proses transpirasi berlebih. Tanaman secara alami menggulungkan daunnya untuk memperkecil luas permukaan dan mengurangi penguapan air yang terlalu cepat.

Ringkas: Monstera

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (bright indirect light)
Penyiraman
Siram saat 2-3 cm media atas mengering (1-3 kali/minggu)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Hindari sinar matahari terik langsung di siang hari agar daun tidak terbakar.

Pola penyiraman yang tidak konsisten juga menjadi faktor penentu kesehatan helai daun monstera. Pada musim kemarau, frekuensi penyiraman umumnya perlu disesuaikan menjadi 2 hingga 3 kali seminggu, tergantung pada tingkat kekeringan media tanam. Pemilik tanaman perlu memastikan media tanam bagian atas setebal 3 hingga 5 sentimeter sudah mengering sebelum melakukan penyiraman berikutnya agar tidak memicu masalah baru.

Selain faktor hidrasi dan lingkungan, serangan hama penyedot cairan seperti tungau laba-laba, thrips, dan kutu kebul sangat pesat berkembang di iklim yang hangat dan kering. Hama-hama mikroskopis ini bersembunyi di lipatan atau bagian bawah daun muda, mengisap nutrisi sel tanaman yang menyebabkan perkembangan jaringan daun menjadi tidak seimbang hingga akhirnya mengkerut dan kerdil.

Upaya pemulihan daun monstera yang keriting memerlukan koreksi pada kelembapan mikro, intensitas pencahayaan tidak langsung selama 6 hingga 8 jam sehari, serta kebersihan helai daun. Pemulihan lengkap pada kondisi daun biasanya terlihat setelah 2 hingga 4 minggu sejak faktor penyebab stres dikoreksi dan perawatan disesuaikan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kekurangan Air dan Kelembapan Udara Rendah

Ciri: Daun menggulung ke dalam secara merata, tekstur daun terasa kaku atau kering di tepi, media tanam sangat kering hingga renggang dari dinding pot.

Solusi: Lakukan penyiraman jenuh hingga air mengalir keluar dari lubang dasar pot, lalu tingkatkan kelembapan udara dengan menempatkan nampan berisi batu kerikil dan air di bawah pot.

Serangan Hama Penyedot (Thrips atau Tungau)

Ciri: Permukaan daun tampak kusam, terdapat bintik-bintik keperakan atau kekuningan, dan daun muda yang baru tumbuh langsung terdistorsi atau keriting.

Solusi: Isolasi tanaman dari koleksi lain, lap seluruh permukaan dan bawah daun dengan kain halus yang dibasahi air sabun lembut atau minyak nabati secara rutin.

Busuk Akar akibat Kebasahan (Overwatering)

Ciri: Daun melengkung layu meskipun media tanam terasa basah, muncul bau tidak sedap dari pot, dan bagian pangkal batang terasa lunak.

Solusi: Bongkar tanaman dari pot, potong bagian akar yang berwarna hitam dan lembek, lalu tanam ulang menggunakan media baru yang poros dengan campuran sekam dan pakis.

Stres Suhu dan Paparan Cahaya Langsung

Ciri: Daun menggulung menjauhi arah datangnya cahaya, muncul bercak cokelat kering seperti terbakar di bagian tengah atau tepi daun.

Solusi: Pindahkan pot ke area yang ternaungi namun tetap mendapatkan cahaya terang tidak langsung (bright indirect light).

Langkah-langkah

  1. Periksa tingkat kelembapan media tanam dengan menancapkan jari tangan setinggi 3 hingga 5 sentimeter ke dalam media pot.
  2. Periksa bagian bawah helai daun dan ketiak daun menggunakan kaca pembesar untuk memastikan ada atau tidaknya koloni hama.
  3. Seka seluruh permukaan daun secara perlahan menggunakan kain lap bersih yang dilembapkan seminggu sekali untuk menghilangkan debu dan hama.
  4. Atur ulang posisi pot Monstera agar terhindar dari paparan sinar matahari terik secara langsung dan hembusan angin kering musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun monstera yang sudah keriting parah bisa kembali melurus sempurna?

Jika keriting disebabkan oleh dehidrasi ringan, daun akan kembali segar dalam 1 hingga 2 hari setelah disiram. Namun jika disebabkan oleh kerusakan jaringan akibat hama atau terbakar, daun tidak bisa mulus kembali dan perlu menunggu daun baru tumbuh.

Berapa kelembapan udara yang ideal untuk monstera di musim kemarau?

Monstera tumbuh optimal pada kelembapan udara antara 60 hingga 80 persen. Anda bisa menyemprotkan air dengan pengabut halus di sekitar area tanaman pada pagi hari.

Mengapa daun muda monstera yang baru mekar tampak melengkung dan lunak?

Daun muda yang baru membuka (unfurling) memang bertekstur lunak dan agak melengkung. Hal ini normal dan daun akan mengeras serta merata seiring bertambahnya usia, selama tidak ada gigitan hama.

Apakah penumpukan pupuk bisa membuat daun monstera mengkerut?

Ya, pemberian pupuk berlebih menyebabkan penumpukan garam kimia di media tanam yang merusak akar halus. Akibatnya penyerapan air terganggu dan daun memperlihatkan gejala keriting serta tepi daun terbakar.

Lebih lanjut tentang Monstera

Panduan terkait

Daun Keriting, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.