Pola penyiraman yang tidak konsisten juga menjadi faktor penentu kesehatan helai daun monstera. Pada musim kemarau, frekuensi penyiraman umumnya perlu disesuaikan menjadi 2 hingga 3 kali seminggu, tergantung pada tingkat kekeringan media tanam. Pemilik tanaman perlu memastikan media tanam bagian atas setebal 3 hingga 5 sentimeter sudah mengering sebelum melakukan penyiraman berikutnya agar tidak memicu masalah baru.
Selain faktor hidrasi dan lingkungan, serangan hama penyedot cairan seperti tungau laba-laba, thrips, dan kutu kebul sangat pesat berkembang di iklim yang hangat dan kering. Hama-hama mikroskopis ini bersembunyi di lipatan atau bagian bawah daun muda, mengisap nutrisi sel tanaman yang menyebabkan perkembangan jaringan daun menjadi tidak seimbang hingga akhirnya mengkerut dan kerdil.
Upaya pemulihan daun monstera yang keriting memerlukan koreksi pada kelembapan mikro, intensitas pencahayaan tidak langsung selama 6 hingga 8 jam sehari, serta kebersihan helai daun. Pemulihan lengkap pada kondisi daun biasanya terlihat setelah 2 hingga 4 minggu sejak faktor penyebab stres dikoreksi dan perawatan disesuaikan.






