Media tanam yang ideal harus gembur, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang sangat baik agar air tidak menggenang. Campurkan tanah subur, kompos matang, dan sekam bakar dengan perbandingan 2:1:1 di dalam pot berdiameter minimal 30 sentimeter yang memiliki lubang pembuangan air di bagian bawahnya. Hindari penggunaan tanah liat murni karena akan mengikat air terlalu banyak dan memicu kebusukan akar Monstera.
Letakkan bibit atau stek yang baru ditanam di area teduh dengan intensitas cahaya matahari tidak langsung sekitar 60 hingga 70 persen, seperti di bawah naungan paranet atau teras rumah. Lakukan penyiraman secara terukur setiap dua hingga tiga hari sekali saat musim kemarau, atau hanya saat media tanam bagian atas terasa kering sepanjang musim hujan untuk menjaga kelembapan optimal.
Berikan tiang panjat atau turus sabut kelapa setinggi 1 meter begitu tanaman mulai meninggi agar akar udara Monstera dapat mencengkeram dan menopang daunnya dengan baik. Lakukan pemupukan susulan menggunakan kompos atau pupuk organik cair setiap dua minggu sekali pada pagi hari untuk merangsang pembentukan daun besar yang berlubang indah.