Monstera, Cara Menanam Monstera dari Batang dan Stek hingga Rimbun
blumenbiene / BY

Cara Menanam Monstera dari Batang dan Stek hingga Rimbun

Menanam Monstera deliciosa membutuhkan media tanam porous dan penyangga kokoh agar daun tumbuh besar serta membelah sempurna di iklim tropis.

Jawaban singkat

Penanaman Monstera deliciosa paling efektif dilakukan melalui teknik stek batang yang memiliki minimal satu sampai dua buku ruas (nodus) dan akar angin. Di Indonesia, proses penanaman ini dapat dilakukan sepanjang tahun, namun masa awal musim hujan antara bulan Oktober hingga November merupakan momen terbaik karena kelembapan udara alami mendukung pembentukan jaringan akar secara lebih cepat.

Ringkas: Monstera

Cahaya
Cahaya terang tidak langsung (bright indirect light)
Penyiraman
Siram saat 2-3 cm media atas mengering (1-3 kali/minggu)
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Hindari sinar matahari terik langsung di siang hari agar daun tidak terbakar.

Kunci keberhasilan menanam Monstera terletak pada racikan media tanam yang porous dan tidak menggenang. Gunakan campuran tanah humus, sekam bakar, cocopeat, dan pasir malang dengan perbandingan 1:1:1:1. Media yang terlalu padat akan menahan kadar air berlebih dan memicu pembusukan pada pangkal stek batang Monstera dalam waktu 7 hingga 14 hari pertama penanaman.

Gunakan pot plastik berdiameter 20 sampai 25 cm yang memiliki banyak lubang drainase di bagian bawahnya. Tancapkan turus berbahan sabut kelapa atau lumut sepanjang 1 meter tepat di tengah pot sebelum memasukkan bibit, lalu ikat batang Monstera secara perlahan ke turus menggunakan tali serbaguna agar arah tumbuh tegak lurus dan merangsang ukuran daun membesar.

Setelah proses penanaman selesai, tempatkan pot di area yang menerima cahaya terang tidak langsung dengan intensitas sekitar 60-70% selama 3 sampai 4 minggu pertama. Lakukan penyiraman secara berkala 2 kali seminggu atau saat lapisan media bagian atas setebal 3 cm terasa kering, sehingga akar baru dapat menancap kuat tanpa risiko serangan jamur.

Langkah-langkah

  1. Pilih bibit atau potongan stek batang Monstera sehat yang memiliki minimal 1 nodus aktif dan 1 akar angin sepanjang 5 hingga 10 cm.
  2. Campurkan tanah humus, sekam bakar, cocopeat, dan pasir malang dengan rasio setara (1:1:1:1) hingga teraduk rata dan terasa remah.
  3. Pasang turus di tengah pot berlubang, masukkan sebagian media tanam, lalu posisikan stek hingga bagian nodus terbenam kedalaman 3 hingga 5 cm.
  4. Padatkan media di sekitar pangkal batang, siram hingga air mengalir dari bawah pot, dan letakkan di tempat teduh bersirkulasi udara lancar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama stek Monstera mengeluarkan akar baru setelah ditanam?

Pada media yang porous dan lembap, akar baru biasanya mulai tumbuh dan menguat dalam waktu 2 hingga 4 minggu setelah penanaman.

Apakah Monstera bisa ditanam langsung di tanah pekarangan?

Bisa, Monstera dapat ditanam langsung di tanah di bawah naungan pohon besar dengan jarak tanam minimal 1 meter dari tembok atau tanaman lain.

Mengapa turus sangat penting dipasang sejak awal penanaman?

Turus menopang batang Monstera yang merambat dan memberi ruang bagi akar angin untuk menyerap nutrisi, yang merangsang daun tumbuh lebih besar dan membelah.

Bisakah menanam stek Monstera menggunakan media air terlebih dahulu?

Bisa, stek dapat diakarkan dalam wadah berisi air bersih yang diganti setiap 5-7 hari sekali sebelum dipindahkan ke media tanah saat akar mencapai panjang 10 cm.

Ukuran pot berapa yang ideal untuk awal menanam stek Monstera?

Gunakan pot berdiameter 20-25 cm terlebih dahulu agar media tidak menampung air terlalu banyak yang berisiko membusukkan akar muda.

Lebih lanjut tentang Monstera

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.