Gejala awal busuk akar pada Monstera sering kali mengecoh karena mirip dengan kekurangan nutrisi, ditandai dengan helaian daun tua yang menguning lemas, tangkai daun terkulai, dan munculnya aroma tidak sedap seperti lumpur membusuk dari dalam pot. Jika dibiarkan, pembusukan akan menjalar naik ke pangkal batang utama, menyebabkan seluruh jaringan tanaman ambruk dalam hitungan hari. Oleh karena itu, pemeriksaan visual secara berkala sangat krusial dilakukan begitu tanda-tanda stres pertama kali terlihat.
Langkah pemulihan wajib dimulai dengan membongkar seluruh media tanam secara hati-hati untuk mencuci akar di bawah air mengalir agar kondisi sistem perakaran terlihat jelas. Gunakan alat potong yang bersih dan tajam untuk memangkas seluruh bagian akar yang berwarna coklat tua, lembek, atau berbau busuk hingga menyisakan jaringan akar yang masih keras dan berwarna cerah. Setelah pemangkasan akar yang terinfeksi, tanaman perlu ditanam ulang menggunakan media baru yang memiliki tingkat porositas sangat tinggi dan kemampuan drainase optimal.
Perawatan pasca-penyelamatan membutuhkan disiplin tinggi di mana Monstera harus ditaruh di tempat teduh dengan sirkulasi udara lancar dan tidak boleh disiram selama tujuh hingga sepuluh hari ke depan agar luka potong akar menutup sempurna. Frekuensi penyiraman selama musim hujan wajib dibatasi hanya saat media tanam bagian dalam benar-benar kering bila disentuh jari sedalam tiga sentimeter. Pencegahan jangka panjang dapat dicapai dengan mencampur media tanam menggunakan bahan organik gembur yang dicampur bahan porous untuk mencegah genangan air.