Ciri-ciri kol rabi siap panen: umbi terlihat padat, permukaan halus, dan daun bagian bawah mulai menguning. Ukuran ideal adalah sebesar bola tenis atau kepalan tangan dewasa. Jika dibiarkan terlalu besar (di atas 10 cm), daging umbi akan menjadi berserat dan kurang enak. Petani di dataran tinggi (di atas 800 mdpl) umumnya memanen lebih lambat karena suhu lebih sejuk.
Cara panen yang benar: potong batang tepat di bawah umbi menggunakan pisau tajam, sisakan tangkai daun sepanjang 2-3 cm untuk menjaga kesegaran. Hindari menarik umbi secara paksa karena dapat merusak akar dan umbi. Setelah dipanen, segera bersihkan tanah yang menempel dengan air bersih, lalu keringkan di tempat teduh. Sortasi dilakukan dengan memisahkan umbi yang cacat atau terserang hama.
Penyimpanan kol rabi segar bisa bertahan 2-3 minggu di lemari pendingin (suhu 0-4°C) dengan kelembaban tinggi. Untuk hasil panen maksimal, lakukan pemupukan susulan dengan pupuk kandang atau kompos setiap 2 minggu setelah tanam hingga 2 minggu sebelum panen. Pengairan rutin 2-3 kali sehari di musim kemarau menjaga umbi tetap segar.