Waktu panen terbaik adalah pagi hari (pukul 06.00-09.00) saat suhu masih sejuk dan kandungan air rebung maksimal. Gunakan pisau tajam atau golok yang sudah disterilkan untuk memotong rebung tepat di pangkal, sekitar 2-3 cm di bawah permukaan tanah. Setelah dipotong, segera bersihkan tanah yang menempel dan rendam dalam air bersih untuk mencegah oksidasi dan pengerasan. Hindari memotong rebung saat hujan deras karena dapat menyebabkan pembusukan.
Frekuensi panen ideal setiap 3-4 hari sekali pada satu rumpun bambu produktif. Jangan memanen semua rebung sekaligus; sisakan 2-3 rebung per rumpun untuk pertumbuhan batang bambu dewasa. Dalam satu musim hujan, satu rumpun dapat menghasilkan 10-20 kg rebung segar. Setelah panen, beri pupuk kandang (5-10 kg per rumpun) untuk merangsang pertumbuhan tunas baru.
Rebung segar sebaiknya segera diolah atau disimpan dalam lemari es (suhu 4-8°C) dalam wadah tertutup berisi air, tahan hingga 3-5 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, rebung bisa direbus selama 10 menit lalu dibekukan. Hindari menyimpan rebung di suhu ruang lebih dari 6 jam karena akan menguning dan mengeras. Jika rebung terasa pahit, iris tipis dan rendam dalam air garam (1 sdm garam per liter air) selama 30 menit sebelum dimasak.