Panduan Pemupukan Kol Rabi yang Tepat

Pemupukan yang tepat akan membuat umbi kol rabi besar, padat, dan manis. Simak panduan lengkapnya berikut ini.

Jawaban singkat

Kol rabi (Brassica oleracea var. gongylodes) adalah sayuran umbi yang populer di Indonesia. Agar umbinya besar dan padat, pemupukan harus dilakukan secara berimbang sejak awal tanam hingga panen. Kebutuhan pupuk utama adalah nitrogen (N) untuk pertumbuhan daun dan batang, fosfor (P) untuk perakaran, serta kalium (K) untuk pembentukan umbi. Pupuk dasar diberikan saat olah tanah, disusul pupuk susulan pada umur tertentu.

Ringkas: Kol Rabi

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari (pagi dan sore) jika tidak hujan, jaga kelembaban tanah.
Musim
Musim kemarau (April-Oktober) lebih baik, bisa sepanjang tahun dengan pengairan cukup.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Kol rabi toleran terhadap suhu panas asal air tercukupi. Cocok untuk pemula.

Pupuk dasar diberikan 7 hari sebelum tanam. Gunakan pupuk kandang matang 10-15 ton per hektar atau setara 1-2 kg per meter persegi untuk lahan sempit. Campurkan pupuk NPK 16-16-16 sebanyak 200-250 kg per hektar (20-25 gram per tanaman jika jarak tanam 50x50 cm). Aduk rata dengan tanah bedengan sedalam 20-30 cm. Biarkan selama 3-7 hari sebelum tanam agar pupuk terdekomposisi.

Pupuk susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 14-21 hari setelah tanam (HST). Gunakan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 5-10 gram per tanaman, dilarutkan dalam 200 ml air atau ditabur melingkar 10 cm dari batang. Ulangi pemberian pada umur 35-40 HST dengan dosis yang sama. Pada tanah yang kurang subur, tambahkan pupuk urea 2-3 gram per tanaman pada 14 HST dan 28 HST, namun kurangi dosis NPK agar tidak berlebihan.

Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen agar umbi tidak menyerap nitrat berlebih. Panen biasanya dilakukan pada umur 55-70 HST, tergantung varietas. Perhatikan tanda umbi membesar dan daun mulai menguning. Jika menggunakan pupuk organik cair, semprotkan pada daun setiap 1-2 minggu sekali dengan dosis sesuai petunjuk kemasan. Pastikan pH tanah 6,0-7,0 untuk ketersediaan hara optimal.

Langkah-langkah

  1. Siapkan lahan dengan pH 6,0-7,0. Beri pupuk kandang 1-2 kg/m2 dan NPK 16-16-16 20-25 gram per tanaman sebagai pupuk dasar, campur rata 7 hari sebelum tanam.
  2. Tanam bibit kol rabi pada bedengan dengan jarak 50x50 cm. Siram secukupnya setiap hari hingga tanaman berumur 14 hari.
  3. Pada umur 14-21 HST, beri pupuk susulan NPK 16-16-16 5-10 gram per tanaman dengan cara ditabur melingkar atau dilarutkan. Ulangi pada umur 35-40 HST.
  4. Jika diperlukan, tambahkan pupuk urea 2-3 gram per tanaman pada 14 HST dan 28 HST untuk mendorong pertumbuhan daun. Hentikan semua pemupukan 2 minggu sebelum panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memberi pupuk dasar untuk kol rabi?

Pupuk dasar diberikan 7 hari sebelum tanam agar pupuk terdekomposisi dan siap diserap akar.

Berapa dosis pupuk NPK per tanaman untuk kol rabi?

Pupuk dasar 20-25 gram per tanaman, pupuk susulan 5-10 gram per tanaman pada 14-21 HST dan 35-40 HST.

Apakah kol rabi perlu pupuk nitrogen tambahan?

Ya, jika pertumbuhan daun lambat. Beri urea 2-3 gram per tanaman pada 14 HST dan 28 HST, tetapi kurangi dosis NPK agar tidak kelebihan N.

Mengapa umbi kol rabi kecil meski sudah dipupuk?

Penyebabnya bisa karena jarak tanam terlalu rapat, kekurangan kalium, atau serangan hama/penyakit. Periksa juga pH tanah dan kelembaban.

Bisakah kol rabi ditanam di pot?

Bisa, gunakan pot berdiameter minimal 30 cm dengan media tanam campuran tanah, kompos, dan sekam. Beri pupuk NPK 5-10 gram per pot setiap 2 minggu.

Kapan harus berhenti memupuk kol rabi?

Hentikan pemupukan 2 minggu sebelum panen untuk mengurangi risiko nitrat berlebih dan agar umbi matang sempurna.

Lebih lanjut tentang Kol Rabi

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.