Daun Kol Rabi Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi

Daun kol rabi yang menguning bisa disebabkan oleh beberapa faktor; kenali cirinya dan terapkan solusi tepat agar tanaman kembali sehat.

Jawaban singkat

Kol rabi (kohlrabi) rentan mengalami daun menguning. Di Indonesia, masalah ini bisa muncul sepanjang tahun, terutama saat musim hujan karena kelembaban tinggi atau musim kemarau karena kekeringan. Berikut penyebab utama dan cara mengatasinya.

Ringkas: Kol Rabi

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari (pagi dan sore) jika tidak hujan, jaga kelembaban tanah.
Musim
Musim kemarau (April-Oktober) lebih baik, bisa sepanjang tahun dengan pengairan cukup.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Kol rabi toleran terhadap suhu panas asal air tercukupi. Cocok untuk pemula.

Penyebab pertama adalah kekurangan unsur hara, terutama nitrogen. Ciri: daun tua menguning merata, tanaman kerdil. Solusi: berikan pupuk kandang matang 2-3 kg/m2 atau kompos 1 kg/m2 setiap 2 minggu, atau semprot pupuk daun organik kaya nitrogen (baca label). Kedua, penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum): daun layu mendadak, menguning, lalu coklat, pangkal batang berlendir. Solusi: cabut tanaman sakit, rotasi tanaman dengan kacang-kacangan minimal 2 tahun, perbaiki drainase.

Ketiga, serangan hama seperti kutu daun (Aphis gossypii) atau ulat tanah. Kutu daun: daun menguning, keriput, ada embun madu dan semut. Semprot air sabun (1 sdm sabun cair per liter air) atau gunakan predator alami seperti kumbang koksi. Ulat tanah: daun berlubang, menguning, ulat muncul malam. Pasang perangkap lampu atau taburkan nematoda entomopatogen (konsultasi BPP). Keempat, kelebihan air (waterlogging): daun bawah menguning, akar busuk, bau. Kurangi frekuensi siram, buat bedengan tinggi, dan gemburkan tanah.

Lima, penyakit akar gada (Plasmodiophora brassicae): akar membengkak, daun menguning, layu siang pulih malam. Kapur tanah hingga pH 6.5-7.0 dengan dolomit 1-2 ton/ha (0.1-0.2 kg/m2), rotasi tanaman non-kubis minimal 4 tahun. Jika gejala muncul, segera konsultasi ke penyuluh pertanian setempat untuk diagnosis pasti.

Penyebab & Cara Mengatasi

Kekurangan Nitrogen

Ciri: Daun tua menguning merata, tanaman kerdil, pertumbuhan lambat.

Solusi: Berikan pupuk kandang matang 2-3 kg/m2 atau kompos 1 kg/m2 setiap 2 minggu. Semprot pupuk daun organik kaya nitrogen sesuai label.

Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum)

Ciri: Daun layu mendadak, menguning lalu coklat, pangkal batang berlendir, tanaman mati.

Solusi: Cabut dan bakar tanaman sakit. Rotasi tanaman dengan kacang-kacangan minimal 2 tahun. Perbaiki drainase tanah.

Kutu Daun (Aphis gossypii)

Ciri: Daun menguning, keriput, ada embun madu, sering diikuti semut.

Solusi: Semprot air sabun (1 sdm sabun cair per liter air) seminggu sekali. Lepas kumbang koksi predator. Hindari insektisida kimia agar predator tetap hidup.

Ulat Tanah (Agrotis ipsilon)

Ciri: Daun berlubang, menguning, ulat muncul malam, batang muda putus.

Solusi: Pasang perangkap lampu malam hari. Taburkan nematoda entomopatogen atau Bacillus thuringiensis (konsultasi BPP).

Kelebihan Air (Waterlogging)

Ciri: Daun bawah menguning, akar busuk, bau, tanah tergenang.

Solusi: Kurangi frekuensi siram (siram hanya saat tanah kering). Buat bedengan tinggi 20-30 cm. Gemburkan tanah dengan cangkul.

Akar Gada (Plasmodiophora brassicae)

Ciri: Akar membengkak seperti gada, daun menguning dan layu di siang hari, pulih malam.

Solusi: Kapur tanah dengan dolomit 0.1-0.2 kg/m2 hingga pH 6.5-7.0. Rotasi tanaman non-kubis minimal 4 tahun. Cabut tanaman sakit.

Langkah-langkah

  1. Periksa gejala: amati apakah daun tua atau muda yang menguning, ada tidaknya hama, kondisi akar dan batang.
  2. Uji kelembaban tanah: jika tanah basah dan tergenang, kurangi penyiraman dan perbaiki drainase.
  3. Ambil sampel daun dan tanah ke BPP terdekat untuk uji laboratorium jika gejala tidak jelas.
  4. Terapkan solusi sesuai penyebab: pupuk N, kendalikan hama, perbaiki drainase, atau kapur tanah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun kol rabi yang menguning bisa dipotong?

Ya, potong daun yang kuning parah untuk mengurangi persaingan hara, tetapi tetap cari penyebabnya agar tidak menyebar.

Berapa kali seminggu menyiram kol rabi?

Siram 2-3 kali seminggu saat musim kemarau, 1 kali atau tidak sama sekali saat musim hujan, tergantung kelembaban tanah.

Apa tanda kelebihan air pada kol rabi?

Daun bawah menguning, batang lembek, tanah selalu basah, dan akar berbau busuk.

Bisakah kol rabi ditanam di dataran rendah?

Bisa, tetapi lebih cocok di dataran tinggi (800-1200 mdpl). Di dataran rendah, lindungi dari sinar matahari langsung dengan naungan 50% pada siang hari.

Apakah kol rabi perlu dipupuk setiap minggu?

Cukup setiap 2 minggu sekali dengan pupuk organik. Pupuk kimia diberikan sesuai rekomendasi BPP setempat.

Kenapa daun kol rabi menguning setelah hujan deras?

Hujan deras bisa menyebabkan genangan air yang memicu busuk akar atau penyakit jamur. Pastikan drainase baik.

Lebih lanjut tentang Kol Rabi

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.