Penyakit Kol Rabi: Gejala & Cara Mengobati

Penyakit pada kol rabi disebabkan oleh jamur, bakteri, atau hama; kenali gejalanya dan lakukan pengendalian tepat.

Jawaban singkat

Kol rabi (kohlrabi) rentan terhadap beberapa penyakit utama di Indonesia, terutama pada musim hujan. Dua penyakit paling umum adalah akar gada (clubroot) dan busuk hitam (black rot). Akar gada disebabkan oleh jamur Plasmodiophora brassicae yang menyerang akar, menyebabkan pembengkakan dan tanaman layu. Busuk hitam disebabkan oleh bakteri Xanthomonas campestris pv. campestris yang menimbulkan bercak kuning berbentuk V di tepi daun, lalu menghitam. Kedua penyakit ini dapat menurunkan hasil hingga 50% jika tidak ditangani.

Ringkas: Kol Rabi

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari (pagi dan sore) jika tidak hujan, jaga kelembaban tanah.
Musim
Musim kemarau (April-Oktober) lebih baik, bisa sepanjang tahun dengan pengairan cukup.
Tingkat Kesulitan
Mudah

Kol rabi toleran terhadap suhu panas asal air tercukupi. Cocok untuk pemula.

Gejala akar gada meliputi pertumbuhan terhambat, daun menguning, dan layu pada siang hari. Akar utama dan cabangnya membengkak membentuk gall (bisul) yang tidak beraturan. Pada busuk hitam, daun bawah menunjukkan bercak kuning yang meluas ke tengah, urat daun menghitam, dan tanaman mudah layu. Penyakit ini menyebar melalui tanah, air, dan alat pertanian. Infeksi terjadi melalui luka atau stomata, terutama saat kelembaban tinggi.

Pengendalian dimulai dengan pencegahan: gunakan benih bersertifikat bebas patogen, rotasi tanaman non-Brassicaceae selama 3-4 tahun, dan perbaikan drainase lahan. Untuk akar gada, kapur dolomit (2-3 ton/ha) dapat meningkatkan pH tanah di atas 7,0 untuk menghambat jamur. Cabut dan bakar tanaman terinfeksi, jangan dikompos. Untuk busuk hitam, semprotkan fungisida berbahan aktif tembaga hidroksida sesuai dosis anjuran, dengan interval 7-10 hari. Hindari penyiraman overhead saat musim hujan.

Jika serangan sudah parah, segera konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat (BPP) untuk diagnosis laboratorium dan rekomendasi pengendalian terpadu. Jangan gunakan pestisida sembarangan. Praktik sanitasi alat dan kebersihan lahan sangat penting. Tanam varietas tahan seperti 'Kohlrabi White Vienna' yang lebih toleran terhadap penyakit. Pantau tanaman setiap minggu, terutama setelah hujan lebat.

Penyebab & Cara Mengatasi

Akar gada (Clubroot)

Ciri: Akar membengkak seperti gada, daun menguning, layu siang hari, tanaman kerdil.

Solusi: Tingkatkan pH tanah dengan kapur dolomit (2-3 ton/ha). Rotasi tanaman non-Brassicaceae 3-4 tahun. Cabut dan bakar tanaman terinfeksi.

Busuk hitam (Black rot)

Ciri: Bercak kuning berbentuk V di tepi daun, urat daun menghitam, daun layu dan gugur.

Solusi: Gunakan benih bebas patogen. Semprot fungisida tembaga hidroksida setiap 7-10 hari. Hindari irigasi overhead. Sanitasi alat.

Langkah-langkah

  1. Langkah 1: Identifikasi gejala. Periksa akar apakah ada pembengkakan (akar gada) atau daun dengan bercak V hitam (busuk hitam).
  2. Langkah 2: Lakukan pencegahan: gunakan benih sehat, rotasi tanaman 3-4 tahun, dan perbaiki drainase.
  3. Langkah 3: Untuk akar gada, aplikasi kapur dolomit untuk naikkan pH tanah di atas 7. Untuk busuk hitam, semprot fungisida tembaga sesuai label.
  4. Langkah 4: Cabut dan musnahkan tanaman sakit dengan cara dibakar. Bersihkan alat pertanian setelah digunakan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa penyebab utama kol rabi layu mendadak?

Penyebab utama bisa akar gada (pembengkakan akar) atau busuk hitam (bercak daun). Periksa akar dan daun untuk diagnosis.

Bagaimana cara membedakan akar gada dan nematoda?

Akar gada menyebabkan pembengkakan akar utama dan cabang, sedangkan nematoda puru akar (Meloidogyne) membentuk bintil kecil di akar lateral. Untuk pasti, kirim sampel ke laboratorium.

Apakah kol rabi bisa ditanam di musim hujan?

Bisa, tetapi risiko penyakit lebih tinggi. Pastikan drainase baik dan gunakan bedengan tinggi. Lakukan penyemprotan fungisida preventif tembaga setiap 7-10 hari.

Berapa lama rotasi tanaman yang efektif?

Minimal 3-4 tahun tanpa tanaman Brassicaceae (kubis, sawi, lobak) untuk memutus siklus patogen.

Apakah kapur dolomit aman untuk tanah?

Aman jika digunakan sesuai dosis (2-3 ton/ha). Kapur dolomit juga menyediakan kalsium dan magnesium. Jangan berlebihan karena dapat mengikat fosfor.

Bisakah busuk hitam menular ke tanaman lain?

Ya, bakteri dapat menular ke tanaman Brassicaceae lain melalui air, angin, dan alat. Segera isolasi tanaman sakit dan bersihkan peralatan.

Lebih lanjut tentang Kol Rabi

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.