Pilih rimpang lempuyang yang sehat, tidak keriput, dan memiliki minimal 2-3 mata tunas. Rendam rimpang dalam air bersih selama 1 jam untuk merangsang pertumbuhan. Siapkan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kandang (1:1) dan sedikit sekam bakar. Gunakan polybag ukuran 30x30 cm atau bedengan dengan lebar 1 meter. Tanam rimpang pada kedalaman 5-7 cm, mata tunas menghadap ke atas.
Siram tanaman setiap hari jika tidak hujan, pastikan media tanam lembab tapi tidak tergenang. Beri pupuk kandang atau kompos sebanyak 1 kg per tanaman setiap 2 bulan. Lempuyang mulai panen rimpang pada umur 8-10 bulan setelah tanam, ditandai dengan daun mulai menguning dan layu. Ciri lain: batang semu mulai rebah. Panen dengan cara menggali rimpang hati-hati menggunakan garpu atau cangkul.
Setelah panen, bersihkan rimpang dari tanah dan akar, lalu jemur di tempat teduh selama 2-3 hari. Simpan di tempat kering dan sejuk. Untuk bibit, pilih rimpang kecil yang sehat dan simpan di pasir lembab. Lempuyang bisa ditanam sepanjang tahun asal air tercukupi, tetapi waktu tanam terbaik adalah awal musim hujan (Oktober-Desember).