Hama penggerek rimpang (Hypothenemus sp.) menyebabkan daun menguning dan layu karena larva merusak rimpang. Ciri khas: lubang kecil pada rimpang dan daun menguning dari tepi. Solusinya adalah dengan memusnahkan rimpang terserang, melakukan rotasi tanaman, dan menggunakan perangkap feromon. Hindari penggunaan pestisida kimia tanpa konsultasi dengan penyuluh setempat.
Penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) juga umum, terutama saat musim hujan. Daun menguning mendadak, layu, dan pangkal batang berlendir. Penanganan: cabut tanaman sakit, bakar, dan beri kapur pada lubang tanam. Gunakan bibit sehat dan hindari genangan air. Untuk pencegahan, tanam lempuyang di bedengan tinggi dan perbaiki drainase lahan.
Kekurangan hara nitrogen atau magnesium juga menyebabkan daun kuning merata atau di antara tulang daun. Solusi: beri pupuk kandang matang 2-3 kg per meter persegi setiap 3 bulan, atau pupuk daun yang mengandung Mg. Saat musim kemarau, mulsa jerami membantu menjaga kelembaban dan suplai hara. Pantau kondisi tanaman secara rutin dan konsultasi ke BPP terdekat jika gejala memburuk.