Panduan Lengkap Menanam Akar Manis (Glycyrrhiza glabra) dari Awal sampai Panen

Pelajari cara menanam akar manis di Indonesia, mulai dari pemilihan bibit, penanaman, perawatan, hingga panen yang tepat.

Jawaban singkat

Akar manis (Glycyrrhiza glabra) adalah tanaman rempah yang akarnya mengandung senyawa glycyrrhizin, 50 kali lebih manis dari gula. Tanaman ini cocok ditanam di dataran rendah hingga menengah (0-1000 mdpl) dengan curah hujan 500-1500 mm/tahun. Di Indonesia, penanaman bisa dilakukan sepanjang tahun, namun sebaiknya hindari musim hujan lebat karena akar mudah busuk. Persiapan lahan meliputi pengolahan tanah sedalam 30-40 cm, pemberian pupuk kandang 10-15 ton/ha, dan pembuatan bedengan lebar 1-1,2 meter dengan tinggi 20-30 cm untuk drainase baik.

Ringkas: Akar Manis

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung per hari.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari saat kemarau, 1 kali saat hujan. Jaga kelembaban tanah tidak tergenang.
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim hujan lebat.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman ini membutuhkan kesabaran karena panen baru bisa dilakukan setelah 3-4 tahun.

Perbanyakan akar manis dilakukan dengan stek akar atau biji. Stek akar lebih umum: potong akar sepanjang 10-15 cm dengan 2-3 mata tunas, rendam dalam fungisida alami (misal larutan bawang putih) selama 15 menit. Tanam stek dengan posisi horizontal pada kedalaman 5-7 cm, jarak tanam 50x50 cm. Jika menggunakan biji, rendam dalam air hangat (50°C) selama 12 jam, semai di polybag, pindahkan ke lapangan setelah 2 bulan. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari pada musim kemarau, 1 kali sehari saat hujan. Pupuk susulan NPK 15-15-15 diberikan 3 bulan sekali dosis 200-300 kg/ha, ditambah pupuk organik cair setiap 2 minggu.

Perawatan meliputi penyiangan gulma setiap 2 minggu, pembumbunan tanah setiap 3 bulan untuk merangsang pertumbuhan akar. Hama utama adalah ulat pemakan daun (Spodoptera litura) dan kutu daun (Aphis sp.). Pengendalian dengan insektisida nabati (ekstrak daun mimba) atau musuh alami seperti kumbang koksi. Penyakit yang sering muncul adalah busuk akar (Rhizoctonia solani) akibat drainase buruk. Cegah dengan tidak menanam di lahan bekas tanaman solanaceae, dan aplikasi Trichoderma sp. saat olah tanah. Penyiraman jangan berlebihan, terutama di musim hujan.

Panen akar manis dilakukan setelah 3-4 tahun tanam, saat akar sudah besar dan kandungan glycyrrhizin maksimal. Ciri siap panen: daun mulai menguning dan batang mengering. Gali akar dengan hati-hati menggunakan cangkul, jangan sampai rusak. Akar dibersihkan dari tanah, dipotong-potong 10-15 cm, lalu dijemur selama 3-5 hari hingga kadar air 10-12%. Simpan di tempat kering dan sejuk. Hasil panen rata-rata 5-10 ton akar kering per hektar. Harga jual akar manis kering di pasaran lokal sekitar Rp 50.000-100.000/kg tergantung kualitas.

Langkah-langkah

  1. Pilih lokasi dengan tanah gembur, drainase baik, pH 6-7. Olah tanah sedalam 30-40 cm, campur pupuk kandang 10-15 ton/ha, buat bedengan lebar 1-1,2 m, tinggi 20-30 cm.
  2. Siapkan stek akar dari tanaman induk sehat (umur >2 tahun). Potong akar berdiameter 1-2 cm, panjang 10-15 cm dengan 2-3 mata tunas. Rendam dalam larutan bawang putih 10% selama 15 menit.
  3. Tanam stek secara horizontal pada kedalaman 5-7 cm, jarak 50x50 cm. Siram segera. Untuk biji, semai dalam polybag setelah direndam air hangat 12 jam, pindah ke lapangan umur 2 bulan.
  4. Lakukan penyiraman rutin: 2 kali sehari (kemarau) atau 1 kali (hujan). Beri pupuk NPK 15-15-15 200-300 kg/ha setiap 3 bulan, dan pupuk organik cair setiap 2 minggu. Siangi gulma tiap 2 minggu, lakukan pembumbunan tiap 3 bulan.
  5. Kendalikan hama ulat dan kutu dengan ekstrak daun mimba 50 g/L air seminggu sekali. Cegah busuk akar dengan drainase baik dan aplikasi Trichoderma sp. 10 g per lubang tanam saat awal.
  6. Panen setelah 3-4 tahun saat daun menguning. Gali akar hati-hati, bersihkan, potong 10-15 cm, jemur 3-5 hari hingga kering. Simpan di tempat kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama akar manis bisa dipanen?

Akar manis biasanya dipanen setelah 3-4 tahun tanam, saat kandungan glycyrrhizin mencapai puncak.

Apakah akar manis bisa ditanam di pot?

Bisa, namun pertumbuhan akar terbatas. Gunakan pot diameter minimal 40 cm dan kedalaman 50 cm, dengan media campuran tanah, pasir, dan kompos (2:1:1).

Mengapa daun akar manis saya menguning?

Penyebabnya bisa karena kelebihan air (busuk akar), kekurangan nitrogen, atau serangan kutu daun. Periksa drainase, beri pupuk N, dan semprot dengan insektisida nabati.

Bagaimana cara memperbanyak akar manis selain stek?

Bisa dengan biji, namun viabilitas rendah. Rendam biji dalam air hangat 50°C selama 12 jam, semai di polybag, pindah ke lapangan setelah 2 bulan.

Apa hama utama akar manis?

Hama utama adalah ulat pemakan daun (Spodoptera litura) dan kutu daun (Aphis sp.). Kendalikan dengan ekstrak daun mimba atau musuh alami.

Berapa hasil panen akar manis per hektar?

Rata-rata 5-10 ton akar kering per hektar, tergantung varietas dan perawatan.

Lebih lanjut tentang Akar Manis

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.