Ciri tanaman siap panen: daun mulai menguning dan rontok, batang mengering, dan umur tanaman minimal 3 tahun. Pada umur 2 tahun akar sudah bisa dipanen tetapi kualitasnya lebih rendah. Akar yang ideal memiliki diameter 1-3 cm dan panjang 20-40 cm. Jangan memanen saat musim hujan karena kadar air akar tinggi sehingga mudah busuk dan kandungan glisirizin rendah.
Cara panen: gali tanah di sekitar pangkal batang dengan cangkul atau garpu tanah secara hati-hati agar akar tidak putus. Angkat rumpun akar, lalu pisahkan dari batang dan daun. Akar utama dan akar cabang dikumpulkan. Setelah itu, cuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan tanah. Hindari merendam terlalu lama karena glisirizin larut dalam air. Potong akar sesuai ukuran yang diinginkan (biasanya 5-10 cm) untuk memudahkan pengeringan.
Pengeringan dilakukan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari selama 7-14 hari atau menggunakan oven suhu 40-50°C hingga kadar air sekitar 10%. Akar kering disimpan dalam wadah kedap udara di tempat sejuk dan kering. Hasil panen per pohon sekitar 0,5-1 kg akar kering. Harga jual akar kering berkisar Rp 50.000-100.000 per kg tergantung kualitas. Untuk hasil optimal, lakukan panen bertahap dengan menyisakan sebagian akar untuk pertumbuhan tahun berikutnya.