Daun Akar Manis Menguning: Penyebab & Cara Mengatasi

Daun akar manis yang menguning bisa disebabkan oleh beberapa faktor; kenali cirinya dan atasi dengan tepat.

Jawaban singkat

Daun akar manis (Glycyrrhiza glabra) yang menguning sering membuat pekebun khawatir. Di Indonesia, tanaman ini bisa ditanam sepanjang tahun, tetapi masalah daun kuning muncul terutama saat musim hujan berlebihan atau kemarau panjang. Penyebabnya beragam, mulai dari masalah penyiraman, hama, hingga kekurangan nutrisi. Penting untuk mengamati gejala lain seperti tekstur daun, keberadaan serangga, atau kondisi tanah agar penanganan tepat sasaran.

Ringkas: Akar Manis

Cahaya
Cahaya penuh, minimal 6 jam sinar matahari langsung per hari.
Penyiraman
Siram 2 kali sehari saat kemarau, 1 kali saat hujan. Jaga kelembaban tanah tidak tergenang.
Musim
Sepanjang tahun, hindari musim hujan lebat.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman ini membutuhkan kesabaran karena panen baru bisa dilakukan setelah 3-4 tahun.

Penyebab paling umum adalah overwatering atau drainase buruk. Akar manis tidak tahan genangan; jika tanah terlalu basah, akar membusuk dan daun menguning, sering disertai layu. Sebaliknya, kekeringan ekstrem juga bisa menyebabkan daun kuning kering dan menggulung. Periksa kelembaban tanah dengan jari: jika basah lebih dari 5 cm, kurangi penyiraman; jika kering, siram hingga air keluar lubang drainase.

Hama seperti kutu daun (Aphis sp.) dan tungau laba-laba juga bisa menyebabkan daun kuning. Kutu daun biasanya di pucuk dan daun muda, mengeluarkan embun madu yang memicu jamur jelaga. Tungau laba-laba menyebabkan bercak kuning kecil dan jaring halus di bawah daun. Semprot dengan air bertekanan atau gunakan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba. Untuk tungau, tingkatkan kelembaban dengan menyemprot air di sekitar tanaman.

Kekurangan nutrisi, terutama nitrogen dan zat besi, juga bikin daun kuning. Daun tua kuning merata menandakan defisit nitrogen; beri pupuk kandang matang atau kompos 1-2 kg per tanaman setiap 3 bulan. Daun muda kuning dengan urat hijau menandakan klorosis besi; semprot kelat besi atau perbaiki pH tanah (idealnya 6,0-7,5). Jika sudah dicoba semua tetapi tetap kuning, bawa sampel tanah dan daun ke BPP setempat untuk analisis lebih lanjut.

Penyebab & Cara Mengatasi

Overwatering / drainase buruk

Ciri: Daun kuning merata, layu, tanah basah, bau busuk dari akar.

Solusi: Kurangi penyiraman; perbaiki drainase dengan mencampur pasir atau sekam pada media tanam. Biarkan tanah mengering sebelum disiram lagi.

Kekeringan / under watering

Ciri: Daun kuning kering di tepi, menggulung, tanah kering dan retak.

Solusi: Siram secara teratur, terutama musim kemarau. Beri mulsa organik untuk menjaga kelembaban.

Hama kutu daun atau tungau

Ciri: Daun kuning bercak, ada kutu di pucuk atau jaring halus di bawah daun.

Solusi: Semprot air bertekanan untuk kutu; aplikasikan ekstrak daun mimba. Untuk tungau, tingkatkan kelembaban dan gunakan predator alami seperti kumbang Coccinella.

Kekurangan nitrogen atau zat besi

Ciri: Daun tua kuning merata (N) atau daun muda kuning dengan urat hijau (Fe).

Solusi: Pupuk N: beri pupuk kandang atau kompos. Pupuk Fe: semprot kelat besi sesuai dosis label; perbaiki pH tanah dengan kapur dolomit jika terlalu asam.

Langkah-langkah

  1. Periksa kelembaban tanah dengan memasukkan jari sedalam 5 cm. Jika basah, jangan disiram; jika kering, siram secukupnya.
  2. Amati daun: apakah kuning merata (kemungkinan overwatering atau N kurang) atau bercak (hama). Periksa juga bagian bawah daun dan pucuk.
  3. Jika ada hama, semprot air bertekanan atau aplikasikan pestisida nabati seperti larutan bawang putih atau daun mimba. Ulangi setiap 3-5 hari.
  4. Berikan pupuk organik (kompos 1-2 kg per tanaman) setiap 3 bulan. Untuk klorosis, semprot kelat besi sesuai petunjuk label produk.
  5. Jika gejala menetap, ambil sampel tanah dan daun ke BPP setempat untuk uji laboratorium.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah akar manis tahan terhadap genangan?

Tidak. Akar manis sangat sensitif terhadap genangan. Pastikan drainase baik dan jangan menyiram berlebihan.

Berapa kali idealnya menyiram akar manis?

Siram 2-3 kali seminggu di musim kemarau, dan kurangi saat musim hujan. Sesuaikan dengan kelembaban tanah.

Apa tanda kekurangan nitrogen pada akar manis?

Daun tua berubah kuning merata, pertumbuhan lambat. Beri pupuk kandang atau kompos setiap 3 bulan.

Bagaimana cara mengatasi kutu daun secara alami?

Semprot dengan air bertekanan atau larutan sabun insektisida (1 sendok sabun cair per liter air). Ulangi setiap 3 hari.

Apakah akar manis bisa ditanam di pot?

Bisa. Gunakan pot berdiameter minimal 30 cm dengan lubang drainase. Media tanam campuran tanah, pasir, dan kompos (1:1:1).

Kapan waktu terbaik menanam akar manis di Indonesia?

Akar manis bisa ditanam sepanjang tahun, tetapi idealnya awal musim hujan (Oktober-Desember) agar tanaman muda cukup air.

Lebih lanjut tentang Akar Manis

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.