Pupuk yang dianjurkan adalah pupuk organik (kompos atau kandang) sebanyak 10-15 ton/ha sebagai pupuk dasar. Untuk pupuk anorganik, gunakan NPK 15-15-15 dengan dosis 200-300 kg/ha yang diberikan dalam 3 kali aplikasi: 1/3 dosis saat tanam, 1/3 pada 30 HST, dan 1/3 pada 60 HST. Pada lahan dengan pH rendah (<5,5), tambahkan dolomit 1-2 ton/ha saat pengolahan tanah untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara.
Kekurangan unsur hara pada adas ditandai dengan daun menguning (kekurangan N), pertumbuhan kerdil (kekurangan P), atau tepi daun kering (kekurangan K). Untuk mengatasinya, lakukan koreksi dengan pupuk tunggal seperti urea, SP-36, atau KCl sesuai dosis pada label. Pemupukan daun dengan pupuk cair organik juga bisa dilakukan setiap 2 minggu sekali pada fase vegetatif untuk memacu pertumbuhan.
Pemupukan adas perlu disesuaikan dengan kondisi tanah. Lakukan uji tanah sederhana menggunakan pH meter atau test kit untuk mengetahui kebutuhan kapur dan pupuk. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan tanaman rebah dan menurunkan mutu biji. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk rekomendasi spesifik lahan Anda.