Penyakit layu fusarium disebabkan jamur Fusarium oxysporum. Gejala awal daun menguning dan layu pada satu sisi tanaman, kemudian meluas ke seluruh bagian. Jika batang dipotong melintang, terlihat cincin coklat pada pembuluh. Penyakit ini menyebar melalui tanah dan air irigasi. Solusi: cabut dan bakar tanaman sakit, rotasi tanaman non-adas minimal 2 tahun, serta perbaiki drainase lahan.
Penyakit bercak daun cercospora (Cercospora foeniculi) muncul sebagai bercak kecil coklat keabu-abuan dengan tepi ungu pada daun. Bercak bisa menyatu dan menyebabkan daun kering. Penyakit ini menular lewat percikan air hujan. Solusi: atur jarak tanam tidak terlalu rapat (minimal 30 cm), hindari pengairan dari atas, dan aplikasikan fungisida berbahan aktif mankozeb atau klorotalonil sesuai dosis pada label.
Embun tepung (Erysiphe polygoni) ditandai tepung putih pada permukaan daun, terutama di musim kemarau dengan kelembapan malam tinggi. Serangan parah menghambat fotosintesis dan menurunkan produksi minyak atsiri. Solusi: semprot belerang basah (wettable sulfur) setiap 7-10 hari, atau fungisida berbahan aktif triadimefon. Hindari pemupukan nitrogen berlebihan yang memicu pertumbuhan daun rentan.