Pemupukan dilakukan setiap 2–3 minggu sekali menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang sebanyak 1–2 kg per meter persegi. Jika menggunakan pupuk NPK, gunakan dengan dosis sesuai petunjuk kemasan. Pastikan tidak memberikan pupuk berlebihan karena dapat menyebabkan pertumbuhan daun yang lebat namun umbi/batang kecil.
Pemangkasan rutin penting untuk merangsang pertumbuhan tunas baru. Pangkas daun tua atau rusak setiap 1–2 minggu. Bunga adas sebaiknya dipotong jika tidak ingin biji, karena berbunga dapat memperlambat pertumbuhan umbi. Untuk adas yang dibudidayakan sebagai sayuran (umbi), panen saat umbi mencapai diameter 5–8 cm.
Hama yang sering menyerang adas antara lain ulat daun dan kutu daun. Untuk mengendalikannya, semprotkan insektisida nabati seperti ekstrak daun mimba atau sabun insektisida. Hindari penggunaan pestisida kimia berlebihan. Jika serangan parah, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat. Penyakit seperti busuk akar dapat dicegah dengan drainase yang baik dan rotasi tanaman.