Untuk panen daun segar, petik daun yang sudah cukup lebar dan hijau tua, biasanya saat tanaman berumur 2-3 bulan. Daun dapat dipanen setiap 2-3 minggu sekali dengan menyisakan tunas agar tanaman tetap tumbuh. Panen umbi (bonggol) dilakukan saat umbi membesar dan padat, sekitar 3-4 bulan setelah tanam. Potong pangkal batang tepat di atas permukaan tanah. Panen biji dilakukan saat bunga berubah warna menjadi cokelat dan biji mulai mengeras, sekitar 4-6 bulan. Potong tangkai bunga dan jemur hingga biji mudah terlepas.
Ciri-ciri adas siap panen: daun berwarna hijau tua dan lebar, umbi terasa padat saat ditekan, atau biji berwarna cokelat kehitaman dan mudah rontok. Panen sebaiknya dilakukan pagi hari saat cuaca cerah untuk mengurangi kadar air dan risiko busuk. Gunakan pisau tajam atau gunting untuk memotong bagian tanaman agar tidak merusak batang utama. Setelah panen, bersihkan dari kotoran dan segera olah atau simpan di tempat sejuk dan kering.
Hasil panen adas dapat langsung digunakan atau dikeringkan. Daun dan batang segar tahan 3-5 hari di lemari pendingin. Biji kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara hingga 6 bulan. Untuk mendapatkan hasil optimal, lakukan pemupukan organik setiap 2-3 minggu dan siram secara teratur, namun kurangi penyiraman 1-2 minggu sebelum panen biji untuk memicu pematangan. Catat tanggal tanam dan panen untuk perencanaan musim tanam berikutnya.