Memasuki fase pembentukan rimpang (4-8 bulan), kurangi nitrogen dan tingkatkan fosfor serta kalium. Gunakan pupuk NPK 12-12-17 atau 10-20-20 sebanyak 400-500 kg/ha atau 30-40 gram per rumpun setiap 4 minggu. Pada musim kemarau, beri pupuk kandang tambahan 5 ton/ha untuk menjaga kelembaban tanah. Di musim hujan, kurangi dosis pupuk anorganik sepertiga untuk mencegah pencucian hara.
Pemberian pupuk organik cair juga dianjurkan. Siram dengan pupuk kandang cair (1 kg kotoran sapi + 1 liter air, fermentasi 7 hari) diencerkan 1:10, diberikan 1 liter per rumpun setiap 2 minggu. Atau gunakan air rendaman batang pisang yang difermentasi 3 hari. Untuk meningkatkan kandungan kurkumin, semprot daun dengan pupuk hayati mikoriza atau bakteri pelarut fosfat setiap 2 bulan sekali.
Hentikan pemupukan 2 bulan sebelum panen (sekitar umur 8-10 bulan) agar rimpang tidak menyerap banyak air dan kualitasnya baik. Jika daun mulai menguning sebelum panen, itu pertanda tanaman cukup tua dan siap dipanen. Jangan memupuk saat hujan deras atau tanah becek, karena pupuk akan hilang terbawa air. Selalu perhatikan kondisi tanaman dan tanah, serta konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat jika perlu.