Sebelum panen, hentikan penyiraman 1-2 minggu sebelumnya agar tanah tidak terlalu basah sehingga memudahkan penggalian. Gunakan cangkul atau garpu tanah untuk menggali rimpang hati-hati jangan sampai rusak. Angkat seluruh rumpun, lalu pisahkan rimpang dari akar dan tanah. Untuk hasil terbaik, panen dilakukan pagi hari saat suhu sejuk (25-30°C) agar rimpang tidak cepat layu.
Setelah dipanen, rimpang dicuci bersih dengan air mengalir, lalu ditiriskan di tempat teduh selama 1-2 hari. Simpan di ruang kering dan berventilasi baik. Rimpang segar dapat bertahan 1-2 minggu pada suhu ruang, atau hingga 1 bulan jika disimpan di lemari pendingin (10-15°C). Untuk penyimpanan jangka panjang, rimpang bisa diiris tipis dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3-5 hari hingga kadar air <10%.
Hasil panen rimpang segar rata-rata 10-20 ton per hektar tergantung varietas dan kesuburan tanah. Rimpang berkualitas memiliki aroma khas, warna oranye kehitaman, dan bebas busuk. Pastikan rimpang yang terkena hama atau penyakit dipisahkan untuk mencegah kontaminasi. Konsultasikan dengan penyuluh BPP setempat jika ingin mengetahui teknik pasca panen lebih lanjut.