Pemupukan dasar dilakukan saat tanam dengan memberikan pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) sebanyak 10-20 kg per lubang tanam dicampur tanah. Setelah itu, pupuk NPK (15-15-15) diberikan 200-300 gram per pohon pada umur 1-3 bulan, kemudian ditingkatkan menjadi 500-700 gram per pohon setiap 4-6 bulan. Pada musim hujan, pemupukan sebaiknya dilakukan saat tanah lembab agar unsur hara cepat terserap. Untuk pohon dewasa (di atas 5 tahun), dosis NPK ditingkatkan menjadi 1-2 kg per pohon per tahun, dibagi 2 kali aplikasi (awal dan akhir musim hujan).
Kekurangan unsur hara dapat dikenali dari gejala daun. Daun menguning dan pertumbuhan lambat menandakan kekurangan nitrogen. Daun tua menguning di tepi dan gugur prematur menandakan kekurangan kalium. Daun muda keriput dan pertumbuhan terhambat menandakan kekurangan fosfor. Untuk mengatasi, berikan pupuk tunggal seperti urea (N), SP-36 (P), atau KCl (K) sesuai gejala. Namun, sebaiknya lakukan uji tanah setiap 2-3 tahun untuk mengetahui dosis tepat.
Pemupukan organik juga penting untuk memperbaiki struktur tanah dan aktivitas mikroba. Berikan pupuk kandang atau kompos 10-20 kg per pohon setiap tahun pada awal musim hujan. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat menyebabkan pemborosan dan pencemaran lingkungan. Jika tanah memiliki drainase buruk, perbaiki saluran air sebelum pemupukan. Konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat untuk dosis spesifik sesuai kondisi lahan Anda.