Tebu, Panduan Lengkap Pemupukan Tebu yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Franco Folini / BY-SA

Panduan Lengkap Pemupukan Tebu yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan tebu yang tepat per fase pertumbuhan dapat meningkatkan rendemen gula dan bobot batang secara signifikan di lahan perkebunan Anda.

Jawaban singkat

Pemupukan tebu yang efisien harus disesuaikan dengan kebutuhan hara pada empat fase utama pertumbuhan: pertunasan (0 hingga 1,5 bulan), pembentukan anakan (1,5 hingga 3 bulan), perpanjangan batang (3 hingga 9 bulan), dan pemasakan (9 hingga 12 bulan). Pemberian unsur hara yang tepat waktu memastikan tanaman memiliki perakaran kuat dan populasi batang yang optimal sejak awal musim tanam.

Ringkas: Tebu

Cahaya
Cahaya penuh minimal 8 jam per hari.
Penyiraman
Butuh air cukup, terutama 3 bulan pertama. Penyiraman rutin setiap 10-14 hari di musim kemarau.
Musim
Sepanjang tahun, awal musim hujan (Okt-Des) dianjurkan.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Memerlukan lahan luas dan perawatan intensif; cocok untuk daerah dataran rendah hingga 500 mdpl.

Fase pemupukan dasar dilakukan pada saat tanam atau maksimal umur 7 hingga 10 hari setelah tanam (HST). Pada tahap awal ini, seluruh dosis pupuk Fosfor diberikan 100 persen bersama dengan sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium. Pupuk dimasukkan ke dalam alur tanam atau juringan di dasar tanah untuk memacu pertumbuhan akar primer dan tunas awal.

Pemupukan susulan pertama dilaksanakan pada umur 45 HST atau 1,5 bulan setelah tanam, bersamaan dengan kegiatan penyiangan gulma dan pembumbunan tanah pertama. Pada fase pembentukan anakan ini, berikan sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium di samping barisan tanaman sejauh 10 centimeter dari pangkal batang untuk mendorong pembentukan anakan produktif.

Pemupukan susulan kedua diberikan pada umur 90 HST atau 3 bulan setelah tanam sebelum pembumbunan kedua. Sisa sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium diaplikasikan pada tahap ini untuk mendukung fase perpanjangan batang. Setelah tanaman berumur lebih dari 4 bulan, pemupukan Nitrogen harus dihentikan sepenuhnya agar tebu fokus menumpuk rendemen sukrosa menjelang panen di bulan ke-12.

Langkah-langkah

  1. Aplikasi Pemupukan Dasar (0-10 HST): Taburkan seluruh dosis Fosfor serta sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium di dalam alur juringan tanam.
  2. Aplikasi Pemupukan Susulan I (45 HST): Benamkan sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium sejauh 10 cm di samping pangkal batang, lalu lakukan pembumbunan pertama.
  3. Aplikasi Pemupukan Susulan II (90 HST): Masukkan sisa sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium ke dalam alur tugal di sekitar perakaran sebelum pembumbunan tanah akhir.
  4. Pengairan dan Penutupan Tanah: Tutup kembali alur pupuk dengan tanah dan lakukan penyiraman secukupnya agar unsur hara terserap sempurna oleh akar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memulai pemupukan dasar pada tebu?

Waktu terbaik adalah saat tanam bibit atau maksimal 7 hingga 10 hari setelah tanam.

Mengapa pemupukan Nitrogen harus dihentikan setelah umur 4 bulan?

Pemberian Nitrogen yang terlambat akan merangsang pertumbuhan vegetatif baru sehingga menurunkan kadar sukrosa dan nilai rendemen saat panen.

Apakah limbah blotong bagus untuk pupuk tebu?

Ya, blotong sangat baik digunakan sebagai pupuk organik dasar untuk meningkatkan bahan organik dan daya simpan air tanah.

Bagaimana cara memupuk tebu di lahan kering atau tadah hujan?

Pemupukan dilakukan dengan cara ditugal atau dibenamkan ke dalam tanah saat kondisi tanah masih memiliki kelembapan yang cukup.

Lebih lanjut tentang Tebu

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.