Fase pemupukan dasar dilakukan pada saat tanam atau maksimal umur 7 hingga 10 hari setelah tanam (HST). Pada tahap awal ini, seluruh dosis pupuk Fosfor diberikan 100 persen bersama dengan sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium. Pupuk dimasukkan ke dalam alur tanam atau juringan di dasar tanah untuk memacu pertumbuhan akar primer dan tunas awal.
Pemupukan susulan pertama dilaksanakan pada umur 45 HST atau 1,5 bulan setelah tanam, bersamaan dengan kegiatan penyiangan gulma dan pembumbunan tanah pertama. Pada fase pembentukan anakan ini, berikan sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium di samping barisan tanaman sejauh 10 centimeter dari pangkal batang untuk mendorong pembentukan anakan produktif.
Pemupukan susulan kedua diberikan pada umur 90 HST atau 3 bulan setelah tanam sebelum pembumbunan kedua. Sisa sepertiga dosis Nitrogen dan Kalium diaplikasikan pada tahap ini untuk mendukung fase perpanjangan batang. Setelah tanaman berumur lebih dari 4 bulan, pemupukan Nitrogen harus dihentikan sepenuhnya agar tebu fokus menumpuk rendemen sukrosa menjelang panen di bulan ke-12.





