Penyakit Pala: Gejala dan Cara Mengobati Saat Musim Hujan

Mengenali gejala utama penyakit pala seperti busuk buah dan jamur akar putih serta cara mengobatinya secara tepat sangat penting untuk mengamankan hasil panen pada musim hujan.

Jawaban singkat

Penyakit pala sering kali meningkat pesat saat memasuki musim hujan dengan kelembapan udara melebihi 85 persen di wilayah perkebunan Indonesia. Kondisi iklim tropis yang basah mendorong perkembangan cendawan patogen yang menyerang bagian buah, batang, hingga akar tanaman pala. Tanaman yang tertular tanpa penanganan cepat dapat mengalami penurunan produksi fuli dan biji hingga lebih dari 60 persen dalam satu musim panen.

Ringkas: Pala

Cahaya
Naungan 30-50% saat muda, matahari penuh saat dewasa
Penyiraman
Rutin saat pembibitan dan kemarau, hindari genangan
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Memerlukan peneduh sementara di tahun-tahun awal pertumbuhan.

Salah satu gangguan utama adalah busuk buah yang kerap menyerang tanaman pala berusia produktif di atas 6 hingga 7 tahun. Serangan ditandai dengan munculnya bercak cokelat kehitaman pada permukaan kulit buah pala yang kemudian meluas hingga daging buah membusuk dan gugur sebelum matang petik. Kerusakan ini paling masif terjadi pada bulan November hingga Februari saat curah hujan berada pada puncaknya.

Selain bagian buah, penyakit jamur akar putih dan kanker batang menjadi ancaman mematikan bagi kelangsungan hidup pohon pala. Jamur akar putih membuat daun-daun pala menguning secara perlahan, layu, dan akhirnya pohon mati berdiri. Sementara itu, kanker batang menyebabkan kulit batang membusuk, pecah, dan mengeluarkan cairan berwarna gelap yang memicu kerontokan daun secara drastis.

Pengendalian penyakit pala berfokus pada perbaikan sanitasi kebun, pangkas pemeliharaan tajuk setiap 3 bulan sekali, dan pembuatan parit drainase sedalam 40 hingga 50 cm. Pengaliran air tergenang dan pengurangan kelembapan mikro di sekitar piringan tanaman terbukti efektif menekan penyebaran spora jamur patogen di areal perkebunan.

Penyebab & Cara Mengatasi

Busuk Buah Basah (Phytophthora palmivora)

Ciri: Buah pala memiliki bercak basah berair, berbau busuk, daging buah melunak cepat, dan gugur massal pada kondisi sangat basah.

Solusi: Petik dan kumpulkan seluruh buah yang terinfeksi lalu kubur jauh dari area kebun, serta kurangi kelembapan dengan memangkas cabang bawah.

Busuk Buah Kering (Colletotrichum gloeosporioides)

Ciri: Terdapat bercak cokelat kehitaman yang agak cekung dan mengeras pada kulit buah, buah membelah sebelum waktunya dan kering.

Solusi: Lakukan pemangkasan bentuk untuk membuka penetrasi sinar matahari ke dalam tajuk dan aplikasikan bubur Bordo atau agens hayati.

Jamur Akar Putih (Rigidoporus microporus)

Ciri: Daun menguning pucat dan layu serentak, terdapat benang-benang jamur berwarna putih menempel erat pada permukaan akar utama.

Solusi: Buka perakaran tanaman yang terserang, oleskan agens hayati Trichoderma sp. atau bubur kalium pada akar, serta buat parit isolasi di sekeliling pohon.

Kanker Batang (Phytophthora sp.)

Ciri: Kulit batang membusuk, tampak retak-retak, dan mengeluarkan cairan berwarna merah kehitaman atau cokelat tua.

Solusi: Kupas kulit batang yang sakit menggunakan pisau steril hingga jaringan sehat terlihat, lalu tutup bekas kupasan dengan bubur Bordo atau fungisida pelapis.

Langkah-langkah

  1. Lakukan sanitasi kebun secara menyeluruh dengan memungut buah pala yang busuk di pohon maupun yang gugur di tanah setiap 3 hari sekali.
  2. Pangkas cabang-cabang tanaman pala yang saling bertumpuk atau terlalu rimbun untuk meningkatkan sirkulasi udara dan masuknya cahaya matahari.
  3. Perbaiki sistem drainase kebun dengan membuat parit keliling agar air hujan tidak menggenangi bagian piringan atau perakaran pala.
  4. Aplikasikan agens hayati Trichoderma sp. pada tanah di sekitar piringan pohon secara berkala pada awal dan akhir musim hujan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah buah pala yang kena busuk kering masih bisa dijual?

Fuli dan biji dari buah yang terserang busuk kering berat biasanya memiliki kualitas sangat rendah, berjamur, dan tidak memenuhi standar ekspor sehingga harganya jatuh.

Mengapa penyakit pala sangat cepat menyebar saat musim hujan?

Kelembapan udara yang tinggi dan percikan air hujan mempercepat pelepasan serta penyebaran spora jamur patogen dari satu buah/tanaman ke tanaman lain.

Bagaimana cara mencegah jamur akar putih menular ke pohon pala lain?

Buat parit isolasi sedalam 60 cm di sekeliling pohon yang terinfeksi dan taburkan agens hayati Trichoderma pada tanah di sekitarnya.

Berapa jarak tanam ideal pala untuk mencegah penularan penyakit?

Jarak tanam ideal adalah 9x9 meter atau 10x10 meter agar tajuk tanaman dewasa tidak saling menutupi rapat dan sirkulasi udara tetap terjaga.

Lebih lanjut tentang Pala

Panduan terkait

Penyakit & Solusi, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.