Pemangkasan merupakan tindakan wajib dalam pemeliharaan kopi untuk menjaga kestabilan produksi. Pemangkasan bentuk dilakukan pada tanaman muda umur 1 sampai 2 tahun dengan memenggal ujung batang pada ketinggian 1,5 meter. Sementara itu, pemangkasan pemeliharaan atau wiwilan dilakukan setiap 2 hingga 3 bulan sekali untuk membuang tunas air yang tidak produktif, serta pangkas produksi yang dikerjakan usai panen raya pada bulan Mei hingga Agustus.
Tanaman kopi membutuhkan curah hujan harian sekitar 1.500 hingga 2.500 milimeter per tahun dengan periode kering selama 2 sampai 3 bulan untuk merangsang pembungaan. Pengelolaan air tanah dilakukan dengan pembuatan lubang rorak berukuran panjang 2 meter, lebar 0,4 meter, dan dalam 0,4 meter di antara barisan tanaman. Rorak ini berfungsi menampung limpasan air hujan sekaligus tempat penampungan bahan organik dari serasah daun.
Sanitasi lahan dan penyiangan gulma harus dijadwalkan 3 hingga 4 kali dalam setahun. Bersihkan area piringan di bawah tajuk kopi hingga radius 1 meter dari pangkal batang utama secara manual. Pembersihan piringan ini sangat penting untuk mencegah persaingan penyerapan unsur hara dan air, sekaligus mengurangi kelembapan berlebih yang berpotensi memicu timbulnya jamur pada area perakaran.





