Kelapa, Panduan Pemupukan Kelapa yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan
Pixabay / Pexels

Panduan Pemupukan Kelapa yang Tepat Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Pemupukan kelapa yang berimbang dan tepat fase meningkatkan hasil panen buah serta menjaga produktivitas tanaman sepanjang tahun.

Jawaban singkat

Pemupukan kelapa yang terencana sangat menentukan kecepatan pertumbuhan dan jumlah produksi buah. Pada fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) umur 1 hingga 3 tahun, fokus pemupukan ditujukan untuk merangsang pembentukan akar, batang yang kokoh, serta pelepah daun yang sehat. Pemupukan pada fase TBM ini dilakukan 2 kali setahun pada awal dan akhir musim hujan dengan cara menabur pupuk secara melingkar pada piringan tanah berjarak 50 hingga 100 cm dari pangkal batang.

Ringkas: Kelapa

Cahaya
Penuh (Sinar matahari langsung sepanjang hari)
Penyiraman
Sedang hingga tinggi (Siram intensif saat baru ditanam)
Musim
sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Sedang

Membutuhkan lahan terbuka dengan drainase yang baik dan suplai hara yang konsisten.

Saat tanaman memasuki fase Tanaman Menghasilkan (TM) umur 4 tahun ke atas, kebutuhan unsur hara Kalium meningkat drastis untuk mendukung pembentukan daging buah, pembesaran tempurung, dan kualitas air kelapa. Pemberian pupuk tunggal seperti Urea, SP-36, KCl, dan Kiserit disesuaikan dengan umur tanaman. Sebagai gambaran, pupuk KCl diberikan sebanyak 1,5 hingga 2,5 kg per pohon per tahun yang dibagi dalam 2 tahap aplikasi, yaitu pada bulan April-Mei dan Oktober-November.

Metode aplikasi pemupukan kelapa sangat menentukan efisiensi penyerapan nutrisi oleh akar rambut tanaman. Pembuatan alur melingkar (trenching) selebar 20 cm dengan kedalaman 15 cm di bawah kanopi terluar daun atau sekitar 1,5 sampai 2 meter dari batang merupakan cara terbaik. Setelah pupuk ditabur merata di dalam alur tersebut, benamkan dan tutup kembali menggunakan tanah bekas galian guna mencegah penguapan Nitrogen serta erosi hara akibat sapuan air hujan.

Selain pupuk anorganik, pemberian bahan organik berupa pupuk kandang matang atau kompos sebanyak 20 sampai 40 kg per pohon per tahun sangat dianjurkan. Bahan organik berfungsi memperbaiki struktur tanah pasiran dan meningkatkan kapasitas ikat air. Aplikasi pupuk mikro mengandung Boron sebanyak 50 hingga 100 gram per pohon per tahun juga penting diberikan untuk mencegah kelainan pertumbuhan daun muda memendek dan kegagalan pembuahan.

Langkah-langkah

  1. Bersihkan piringan pohon dari gulma dan serasah dalam radius 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang.
  2. Buat alur parit melingkar dengan kedalaman 10-15 cm tepat di bawah piringan tajuk terluar daun.
  3. Taburkan pupuk makro dan mikro secara merata di dalam alur sesuai dosis fase tanaman.
  4. Tutup kembali alur pemupukan dengan tanah galian untuk mencegah penguapan hara.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik memupuk tanaman kelapa?

Waktu terbaik adalah dua kali setahun, yaitu pada awal musim hujan (Oktober-November) dan akhir musim hujan (April-Mei).

Mengapa pupuk Kalium sangat penting untuk tanaman kelapa?

Kalium berperan penting dalam pembentukan daging buah, pemadatan tempurung, peningkatan volume air kelapa, serta daya tahan tanaman terhadap kekeringan.

Berapa jarak tabur pupuk dari batang kelapa tua?

Jarak penaburan pupuk yang efektif adalah di bawah kanopi terluar daun, yaitu sekitar 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang.

Apakah pupuk kandang bisa menggantikan pupuk kimia sepenuhnya?

Pupuk kandang sangat baik untuk memperbaiki struktur tanah, namun kombinasi dengan pupuk anorganik tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan hara tinggi pada fase menghasilkan.

Lebih lanjut tentang Kelapa

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.