Persiapan lahan penanaman dilakukan pada awal musim hujan dengan membersihkan gulma dan membuat lubang berukuran 60 x 60 x 60 sentimeter. Lubang tanam ini dibiarkan terbuka selama dua pekan agar terkena sinar matahari, lalu dicampur dengan pupuk kandang matang sebanyak 15 kilogram per lubang untuk mengembalikan kesuburan tanah sebelum bibit kelapa dimasukkan.
Penerapan jarak tanam yang ideal sangat menentukan pertumbuhan vegetatif dan generatif kelapa, yaitu menggunakan pola segitiga berukuran 9 x 9 x 9 meter agar setiap tanaman mendapat suplai cahaya matahari penuh. Perawatan rutin meliputi penyiangan gulma dalam radius 2 meter dari pangkal batang serta pemupukan makro NPK sebanyak 1 hingga 2 kilogram per pohon setiap enam bulan sekali.
Tanaman kelapa genjah biasanya mulai belajar berbuah pada umur 3 hingga 4 tahun, sementara kelapa dalam mulai menghasilkan buah siap panen pada umur 6 sampai 8 tahun. Pemanenan dilakukan setiap sebulan sekali dengan memilih tandan yang buahnya sudah berumur sekitar 11 bulan atau ketika sabut bagian pangkal mulai berwarna kecoklatan.