Pembersihan piringan atau area di bawah tajuk selebar dua meter dari gulma merupakan langkah krusial untuk menghindari persaingan unsur hara dan air. Lakukan penyiangan secara manual atau mekanis setiap bulan, terutama pada musim penghujan ketika rumput dan gulma tumbuh sangat cepat. Selain itu, pangkas pelepah daun yang sudah mengering atau tua secara rutin untuk memperlancar sirkulasi udara dan mencegah persembunyian hama kumbang tanduk.
Pengendalian hama dan penyakit harus dilakukan secara preventif dengan memantau gejala serangan pada pucuk dan batang muda kelapa. Hama utama seperti kumbang tanduk dan ulat pemakan daun dapat dikendalikan menggunakan musuh alami, pemasangan perangkap feromon, atau penerapan praktik sanitasi kebun yang baik tanpa harus langsung bergantung pada bahan kimia keras. Jika ditemukan gejala penyakit pucuk membusuk, segera evakuasi bagian tanaman yang tersakit agar tidak menular ke pohon tetangga.
Pemberian air yang cukup sangat menentukan pertumbuhan vegetatif dan generatif, terutama bagi kelapa genjah yang mulai berbuah pada umur tiga hingga empat tahun. Pada musim kemarau panjang, lakukan penyiraman tambahan secara berkala jika pasokan air tanah dirasa kurang memadai guna mencegah kerontokan bunga dan buah muda. Dengan ketekunan merawat dari pemupukan hingga perlindungan tanaman, pohon kelapa dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan selama puluhan tahun.