Memasuki fase Tanaman Belum Menghasilkan atau TBM dari umur 1 hingga 3 tahun, dosis pemupukan perlu ditingkatkan secara bertahap seiring bertambahnya umur tanaman. Berikan pupuk NPK sebanyak 1 hingga 2 kilogram per pohon per tahun yang dibagi ke dalam 4 aplikasi setiap 3 bulan sekali, ditambah pupuk sumber magnesium sebanyak 0,5 kilogram per pohon setahun sekali guna mencegah defisiensi unsur hara mikro.
Bagi kelapa sawit pada fase Tanaman Menghasilkan atau TM berumur di atas 3 tahun, kebutuhan nutrisi melonjak tajam untuk mendukung produksi buah harian yang berkelanjutan. Terapkan pemupukan makro utama seperti urea atau ZA, KCl atau MOP, serta TSP atau SP-36 dengan total dosis 3 hingga 5 kilogram per pohon per tahun yang dibagi dalam 3 kali aplikasi merata pada musim hujan agar penyerapan unsur hara berlangsung maksimal.
Teknik aplikasi pemupukan memegang peranan krusial dalam efisiensi biaya dan penyerapan hara oleh akar sawit di lapang. Lakukan pembersihan piringan pohon dengan radius 1,5 hingga 2 meter dari pangkal batang, sebarkan pupuk secara merata di area piringan tersebut, lalu hindari penebaran pupuk terlalu dekat dengan batang atau langsung di atas tumpukan pelepah tua yang membusuk.