Penyakit Busuk Pangkal Batang yang disebabkan oleh jamur tanah menyerang jaringan basal batang sawit, seringkali dipicu oleh luka mekanis akibat alat panen atau kelembapan tanah yang berlebihan. Gejala awal ditandai dengan menguningnya daun tua secara serempak dan pembentukan tombak daun baru yang tidak membuka sempurna. Jika pangkal batang dibongkar, akan terlihat jaringan kayu yang membusuk berwarna kecoklatan dengan garis pembatas hitam khas serangan jamur. Pencegahan terbaik dilakukan dengan membuat parit drainase keliling piringan untuk mencegah genangan air hujan serta melakukan sanitasi gulma secara berkala tanpa melukai akar dan batang bawah.
Penyakit Busuk Tandan Buah umumnya menyerang pada musim penghujan ketika kelembapan di sekitar mahkota pelepah sangat tinggi dan sisa-sisa bunga jantan tidak segera dibersihkan. Jamur patogen masuk melalui luka bekas panen atau bagian buah yang memar, lalu menyebabkan pembusukan jaringan buah dari dalam yang berbau asam menyengat. Penanganan efektif memerlukan kastrasi atau sanitasi brannigan secara rutin, yakni membuang tandan busuk dan pelepah kering yang menjadi sarang jamur. Pastikan rotasi panen tetap terjaga ketat setiap tujuh hingga sepuluh hari sekali agar buah tidak terlalu matang di pohon yang rentan terinfeksi patogen.
Penyakit Bercak Daun dan Antraknosa kerap menyerang bibit sawit di pembibitan maupun tanaman muda di lapangan akibat percikan air hujan yang membawa spora jamur dari tanah ke daun. Gejala muncul berupa bercak kecil transparan yang berubah menjadi coklat tua dengan lingkaran kuning di sekitarnya, berpotensi menggugurkan helaian daun muda jika parah. Pengendalian dilakukan dengan mengatur jarak tanam di pembibitan agar sirkulasi udara lancar, mengurangi pemupukan nitrogen berlebih yang membuat jaringan lunak, serta memangkas pelepah terserang berat. Selalu konsultasikan pemilihan bahan pelindung tanaman kepada petugas penyuluh lapang atau Balai Penyuluhan Pertanian setempat untuk rekomendasi bahan aktif yang sesuai.