Pemupukan berimbang dilakukan dengan pola dua kali semusim pada Tanaman Menghasilkan (TM), yaitu pada awal musim hujan sekitar bulan Oktober-November dan akhir musim hujan sekitar bulan Maret-April. Dosis pemupukan NPK dan magnesium disesuaikan dengan hasil analisis tanah atau umur tanaman, umumnya berkisar antara 400 hingga 600 gram per pohon dalam sekali aplikasi. Pupuk ditabur secara melingkar sejajar alur tajuk luar pohon, lalu ditutup tipis dengan tanah humid agar tidak hilang terbawa aliran air hujan.
Perlindungan bidang sadap merupakan faktor vital untuk menjaga kesehatan batang tanaman karet dari serangan penyakit busuk garis atau gugur daun. Setelah penyadapan, bekas luka pada kulit kayu rentan terinfeksi spora jamur Oidium maupun Colletotrichum yang marak timbul saat kelembapan tinggi di musim hujan. Pengolesan bahan pelindung atau stimulan hayati pada bidang sadap dapat dilakukan secara berkala sebulan sekali untuk mempercepat pemulihan kulit dan mencegah kepunahan panel sadap.
Teknik penyadapan harus memperhatikan ketebalan iris kulit sekitar 1,5 hingga 2 milimeter dengan kedalaman sadap meninggalkan kulit tersisa 1 hingga 1,5 milimeter dari kayu atau kambium. Penyadapan idealnya dilakukan pada pagi hari jam 05.00 hingga 07.00 WIB ketika tekanan turgor sel lateks berada pada tingkat tertinggi. Frekuensi sadap yang disarankan adalah sistem dua hari sekali (d/2) agar pohon memiliki waktu memulihkan cadangan energi serta memperpanjang masa produktif hingga 25 tahun.





