Ubi Jalar, Ubi Jalar Layu: Diagnosis Penyebab dan Solusi Penanganannya
Ryutaro Tsukata / Pexels

Ubi Jalar Layu: Diagnosis Penyebab dan Solusi Penanganannya

Gejala ubi jalar layu pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh serangan jamur Fusarium, bakteri Ralstonia, hama lanas, atau stres kekeringan tanah.

Jawaban singkat

Gejala ubi jalar layu menjadi ancaman serius bagi petani Indonesia, terutama saat puncak musim kemarau antara bulan Juni hingga September. Pada periode ini, suhu tanah meningkat dan kelembapan air merosot drastis, sehingga tanaman ubi jalar lebih rentan mengalami kelayuan jaringan. Pemantauan rutin setiap 2 sampai 3 hari sekali sangat penting agar kelayuan dapat terdeteksi sebelum meluas ke seluruh areal bedengan seluas 1 hektar.

Ringkas: Ubi Jalar

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap tanpa genangan
Musim
Sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman pangan yang sangat tangguh di lahan kering maupun sawah bekas padi

Penyebab utama ubi jalar layu terbagi menjadi faktor patogen dan faktor lingkungan. Infeksi patogen seperti jamur Fusarium oxysporum dan bakteri Ralstonia solanacearum sering kali menginfeksi pembuluh vaskuler tanaman melalui luka di akar. Jika infeksi terjadi pada umur tanaman 30 hingga 60 hari setelah tanam, pembentukan umbi akan terganggu total dan potensi kehilangan hasil panen dapat mencapai 50 hingga 80 persen.

Selain patogen, serangan hama penggerek batang atau hama lanas (Cylas formicarius) serta stres air akibat musim kemarau juga menunjukkan gejala ubi jalar layu. Hama lanas membuat saluran di dalam pangkal batang dan umbi, sehingga menyumbat aliran nutrisi. Sementara itu, kelayuan akibat kekeringan biasanya ditandai dengan daun yang menguncup pada siang hari pukul 12.00 tetapi segar kembali saat pagi hari pukul 06.00.

Penanganan ubi jalar layu memerlukan kombinasi teknik budidaya yang tepat dan sanitasi lahan yang ketat. Lakukan penyiraman secara berkala sebanyak 2 kali seminggu pada musim kemarau dengan volume 10 hingga 15 liter per meter persegi bedengan. Jika kelayuan disebabkan oleh patogen menular, segera cabut dan bakar tanaman yang sakit, lalu taburkan kapur pertanian sebanyak 100 gram per lubang bekas tanaman untuk menetralkan area tanah tersebut.

Penyebab & Cara Mengatasi

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum)

Ciri: Daun bawah menguning bertahap, jaringan pembuluh batang berwarna cokelat tua saat dibelah, kelayuan bersifat permanen.

Solusi: Cabut tanaman terinfeksi, lakukan solarisasi tanah, dan aplikasikan agens hayati agen antagonis pada pangkal batang.

Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum)

Ciri: Tanaman layu mendadak saat siang terik namun daun tetap hijau, keluar lendir putih jika potongan batang dicelupkan ke air bersih.

Solusi: Musnahkan tanaman terserang, perbaiki sanitasi lahan, dan ganti komoditas tanaman bukan famili Convolvulaceae.

Hama Lanas atau Bolok (Cylas formicarius)

Ciri: Pangkal batang tampak berlubang kecokelatan, terdapat bekas gigitan, dan umbi mengeluarkan bau tidak sedap serta berasa pahit.

Solusi: Timbun pangkal batang dengan tanah bedengan setinggi 10 hingga 15 cm dan pasang perangkap feromon di sekitar lahan.

Stres Kekeringan (Kekurangan Air)

Ciri: Seluruh tanaman layu bersamaan di siang hari, tanah retak, tetapi tanaman kembali segar pada pagi hari.

Solusi: Berikan pengairan kocor atau leb pada selokan bedengan setiap 3 hingga 4 hari sekali dan pasang mulsa jerami.

Langkah-langkah

  1. Periksa gejala fisik pada daun dan pangkal batang tanaman ubi jalar yang layu pada pagi dan siang hari.
  2. Potong pangkal batang secara melintang untuk membedakan infeksi patogen vaskuler, serangan hama lanas, atau kekeringan.
  3. Musnahkan tanaman yang terinfeksi layu bakteri atau Fusarium agar tidak menulari rumpun ubi jalar yang masih sehat.
  4. Atur jadwal pengairan teratur dan tambahkan mulsa organik pada bedengan untuk menjaga kelembapan tanah di musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ubi jalar yang layu akibat Fusarium masih bisa diselamatkan?

Tanaman yang sudah terinfeksi Fusarium secara sistemik sangat sulit disembuhkan. Langkah terbaik adalah mencabut tanaman tersebut agar jamur tidak menular ke tanaman lain.

Bagaimana cara membedakan layu bakteri dan layu kekeringan pada ubi jalar?

Layu kekeringan akan pulih dan segar kembali di pagi hari, sedangkan layu bakteri tetap terkulai lesu meski di pagi hari dan mengeluarkan lendir jika batangnya dipotong.

Apakah hama lanas bisa menyebabkan tanaman ubi jalar layu?

Ya, larva hama lanas menggerek bagian dalam batang sehingga jalur distribusi air terputus dan menyebabkan bagian atas tanaman layu.

Seberapa sering ubi jalar harus disiram pada musim kemarau agar tidak layu?

Penyiraman ideal dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu pada pagi hari, disesuaikan dengan tekstur tanah dan tingkat kelembapan lahan.

Lebih lanjut tentang Ubi Jalar

Panduan terkait

Tanaman Layu, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.