Kacang Tanah, Kacang Tanah Layu: Penyebab & Solusi Diagnosis Diferensial
HONG SON / Pexels

Kacang Tanah Layu: Penyebab & Solusi Diagnosis Diferensial

Diagnosis akurat penyebab kacang tanah layu di musim kemarau sangat penting untuk menentukan langkah penyelamatan panen yang tepat.

Jawaban singkat

Fenomena layu pada tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea) di musim kemarau sering kali membingungkan petani karena dapat disebabkan oleh stres kekurangan air maupun serangan patogen tanah. Pada fase vegetatif hingga pembentukan polong umur 20 hingga 60 hari setelah tanam, kebutuhan air kacang tanah mencapai 3 hingga 4 milimeter per hari. Jika suhu udara melampaui 32 derajat Celsius tanpa irigasi teratur, tanaman akan menunjukkan penurunan turgor daun yang signifikan.

Ringkas: Kacang Tanah

Cahaya
Sinar matahari penuh (minimal 8 jam/hari).
Penyiraman
Siram 2–3 hari sekali jika tidak hujan; hindari genangan terutama saat berbunga dan pengisian polong.
Musim
Musim kemarau (April–September) atau setelah padi di sawah.
Tingkat Kesulitan
Sedang

Butuh perhatian pada pembumbunan dan drainase. Cocok untuk lahan kering atau sawah tadah hujan.

Langkah awal yang wajib dilakukan adalah diagnosis diferensial untuk membedakan antara layu fisik dan layu biologis. Ambil 2 hingga 3 sampel tanaman yang mulai layu, lalu potong bagian pangkal batangnya secara melintang. Celupkan potongan batang tersebut ke dalam gelas berisi air bersih selama 3 hingga 5 menit. Jika keluar cairan benang halus berwarna putih yang mengalir turun ke dasar gelas, itu adalah tanda pasti serangan bakteri Ralstonia solanacearum.

Sebaliknya, jika tanaman hanya layu pada pukul 11.00 hingga 14.00 siang dan kembali segar pada malam hari tanpa ada pembusukan pada pangkal batang, masalahnya murni karena kekurangan lengas tanah. Pengairan secara kocor atau leb di sela bedengan dengan volume sekitar 15.000 hingga 20.000 liter per hektar setiap 7 hingga 10 hari sekali pada musim kemarau dapat memulihkan kesegaran tanaman secara bertahap.

Apabila pada pangkal batang ditemukan miselium jamur putih menyerupai bulu halus dengan butiran kecil berwarna cokelat, tanaman terinfeksi jamur Sclerotium rolfsii. Pengolahan tanah yang sempurna sebelum tanam serta pemberian pupuk organik terkompos matang sebanyak 5 hingga 10 ton per hektar sangat efektif menekan perkembangan patogen tanah ini untuk siklus tanam berikutnya.

Penyebab & Cara Mengatasi

Layu Bakteri (Ralstonia solanacearum)

Ciri: Tanaman layu mendadak saat daun masih hijau segar; keluar lender putih halus saat pangkal batang dipotong dan dimasukkan ke dalam air bening.

Solusi: Cabut dan bakar tanaman terinfeksi, taburkan kapur pertanian di bekas lubang tanam, dan terapkan rotasi tanaman non-kacang-kacangan.

Stres Kekeringan (Kekurangan Air)

Ciri: Daun mengulur atau terlipat pada siang terik namun segar kembali di pagi hari; tanah di sekitar perakaran keras dan pecah-pecah.

Solusi: Lakukan pengairan selokan (leb) atau penyiraman berkala setiap 7 hingga 10 hari sekali pada pagi hari hingga tanah lembap merata.

Busuk Pangkal Batang (Sclerotium rolfsii)

Ciri: Daun bagian bawah menguning lalu layu bertahap; terdapat miselium jamur putih seperti kapas dan sklerotia cokelat di pangkal batang.

Solusi: Bersihkan sisa tanaman sakit, kurangi kelembapan ekstrem pada pangkal batang, dan aplikasikan agen hayati Trichoderma sp. pada tanah.

Langkah-langkah

  1. Lakukan uji celup potongan pangkal batang ke dalam gelas air bening untuk memastikan apakah layu disebabkan oleh bakteri atau kekeringan.
  2. Segera cabut dan musnahkan tanaman yang positif terinfeksi layu bakteri atau busuk pangkal batang agar tidak menular ke barisan tanaman sehat.
  3. Atur jadwal irigasi berkala setiap 7 hingga 10 hari sekali pada musim kemarau, pastikan air meresap baik tanpa menggenangi bedengan.
  4. Taburkan pupuk organik yang mengandung agen hayati Trichoderma sp. di sekitar barisan tanaman untuk meningkatkan ketahanan akar.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah kacang tanah yang layu karena bakteri bisa disembuhkan?

Tanaman yang terinfeksi layu bakteri secara sistemik tidak dapat disembuhkan dan harus segera dicabut agar infeksi tidak meluas.

Berapa frekuensi penyiraman ideal kacang tanah saat musim kemarau?

Penyiraman ideal dilakukan setiap 7 hingga 10 hari sekali, terutama pada fase penting seperti pembungaan dan pembentukan polong.

Mengapa daun kacang tanah mengatup pada siang hari?

Mengatupnya daun adalah respons alami tanaman untuk mengurangi penguapan air akibat suhu udara yang sangat panas.

Apakah pupuk kandang mentah dapat memicu kacang tanah layu?

Ya, pupuk mentah memicu panas saat proses dekomposisi di tanah dan membawa spora jamur patogen yang merusak jaringan akar.

Lebih lanjut tentang Kacang Tanah

Panduan terkait

Tanaman Layu, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.