Memasuki fase vegetatif aktif pada umur 15 hingga 45 hari setelah tanam, tanaman memerlukan tambahan unsur nitrogen dan fosfor untuk memperluas tajuk dan memperkuat sistem perakaran. Berikan pupuk susulan pertama saat penyiangan gulma pertama pada umur 20 hari setelah tanam dengan cara membenamkan pupuk di alur sekitar tanaman sedalam 5 hingga 10 sentimeter agar tidak menguap tersengat matahari tropis.
Fase paling krusial terjadi pada umur 45 hingga 75 hari setelah tanam, di mana umbi mulai terbentuk dan membesar sehingga tanaman sangat membutuhkan pasokan kalium yang tinggi. Kurangi pemberian unsur nitrogen pada fase ini agar tanaman tidak hanya tumbuh subur daunnya saja, melainkan fokus menimbun pati dan memperbesar ukuran umbi ubi jalar di dalam tanah gembur.
Menjelang masa panen pada umur 90 hingga 120 hari setelah tanam tergantung varietas, pemupukan dihentikan total untuk membiarkan tanaman mengalami masa pematangan dan kulit umbi menjadi kuat. Petani dianjurkan untuk selalu membalik sulur ubi jalar secara berkala mulai umur 60 hari agar tidak terbentuk akar liar di sepanjang batang yang dapat mengurangi suplai nutrisi ke umbi utama.