Ubi Jalar, Panduan Pemupukan Ubi Jalar yang Tepat Berdasarkan Fase Tumbuh
Ryutaro Tsukata / Pexels

Panduan Pemupukan Ubi Jalar yang Tepat Berdasarkan Fase Tumbuh

Pemupukan ubi jalar yang terencana per fase pertumbuhan adalah kunci utama mendapatkan umbi berukuran besar, manis, dan berbobot tinggi.

Jawaban singkat

Budidaya ubi jalar di Indonesia dapat dilakukan sepanjang tahun, baik pada musim hujan maupun kemarau dengan irigasi cukup. Kunci utama keberhasilan panen ubi jalar terletak pada manajemen hara yang tepat. Tanaman ini membutuhkan keseimbangan nutrisi agar energi pertumbuhan tidak habis hanya untuk membakar daun, melainkan dialirkan secara optimal menuju pembentukan dan pengisian umbi.

Ringkas: Ubi Jalar

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari
Penyiraman
Sedang, jaga tanah tetap lembap tanpa genangan
Musim
Sepanjang-tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman pangan yang sangat tangguh di lahan kering maupun sawah bekas padi

Fase vegetatif awal dimulai sejak tanam hingga umur 30 hari setelah tanam (HST). Pada tahap olah tanah atau umur 0 HST, berikan pupuk organik matang sebanyak 10 sampai 15 ton per hektar sebagai pupuk dasar. Selanjutnya, pada umur 10 sampai 14 HST, lakukan pemupukan susulan pertama menggunakan pupuk NPK seimbang dosis ringan untuk merangsang pembentukan akar dan tunas batang yang kokoh.

Fase inisiasi umbi berlangsung pada umur 30 sampai 60 HST, di mana akar mulai menebal dan berubah menjadi umbi. Pada fase ini, kurangi porsi unsur Nitrogen dan tingkatkan unsur Fosfor serta Kalium. Lakukan pemupukan susulan kedua pada umur 30 sampai 35 HST yang diimbangi dengan kegiatan pembumbunan tanah agar guludan tetap tinggi dan menutup calon umbi dari paparan sinar matahari langsung.

Fase pengisian dan pematangan umbi terjadi pada umur 60 hingga 90 HST. Pada periode ini, pemupukan berfokus penuh pada unsur Kalium tinggi untuk mengalirkan karbohidrat dari daun ke dalam umbi. Pengairan harus dikurangi secara bertahap mulai umur 90 HST dan dihentikan total 2 minggu sebelum panen yang biasanya jatuh pada umur 110 sampai 120 HST.

Langkah-langkah

  1. Olah tanah dengan membuat guludan setinggi 30-40 cm dan campurkan pupuk organik matang secara merata sebagai pupuk dasar.
  2. Aplikasi pupuk susulan I pada umur 10-14 HST di sekeliling pangkal batang dengan jarak 5-7 cm untuk memicu pembentukan akar.
  3. Aplikasi pupuk susulan II pada umur 30-35 HST menggunakan pupuk tinggi Fosfor dan Kalium, dilanjutkan dengan pembumbunan tanah.
  4. Aplikasi pupuk susulan III pada umur 60 HST dengan fokus hara Kalium murni untuk maksimalisasi pengisian bobot dan kadar pati umbi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa tanaman ubi jalar saya subur sekali daunnya tetapi tidak ada umbinya?

Kondisi ini disebabkan oleh kelebihan pupuk Nitrogen (urea/za) yang membuat tanaman terlalu fokus pada pertumbuhan vegetatif daun.

Bolehkah memupuk ubi jalar hanya menggunakan pupuk kandang?

Boleh, namun hasil bobot umbi akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pupuk anorganik kaya Kalium saat fase pengisian umbi.

Kapan waktu terbaik menyiram tanaman setelah dipupuk?

Lakukan penyiraman secukupnya segera setelah pupuk ditabur dan ditutup tanah agar pupuk cepat larut dan terserap akar.

Apakah pupuk daun efektif untuk ubi jalar?

Pupuk daun efektif diberikan pada fase vegetatif awal (umur 15-25 HST) untuk mempercepat penutupan tajuk daun.

Berapa kali pemupukan susulan ideal untuk ubi jalar?

Pemupukan susulan ideal dilakukan 2 hingga 3 kali, yaitu pada umur 14 HST, 35 HST, dan 60 HST.

Lebih lanjut tentang Ubi Jalar

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.