Penyiraman ubi jalar perlu disesuaikan dengan fase pertumbuhannya. Pada umur 1 hingga 30 hari setelah tanam (HST), lakukan penyiraman setiap 1 hingga 2 hari sekali untuk menjaga kelembapan stek. Setelah tanaman berumur lebih dari 1 bulan, penyiraman cukup dilakukan 3 hingga 5 hari sekali pada musim kemarau, dan kurangi penyiraman saat musim hujan agar tanah tidak tergenang yang dapat memicu pembusukan umbi.
Pemupukan susulan sangat menentukan bobot dan kualitas panen. Pada umur 2 hingga 3 minggu HST, berikan pupuk organik terdekomposisi sempurna sebanyak 500 gram per tanaman atau pupuk susulan bernitrogen sedang. Selanjutnya, pada umur 45 hingga 60 HST, fokuskan pemupukan pada unsur kalium tinggi untuk merangsang pembesaran umbi dan meningkatkan kadar gula alami ubi jalar.
Perawatan rutin yang wajib dilakukan adalah pembalikkan atau pemangkasan sulur pada umur 45 dan 75 HST. Langkah ini bertujuan mencegah sulur membentuk akar baru di ruas batang yang dapat menyerap nutrisi, sehingga energi tanaman tetap terfokus penuh untuk membesarkan umbi utama di dalam tanah hingga siap dipanen pada umur 3,5 sampai 4 bulan.





