Sorgum, Cara Menanam Sorgum dari Awal sampai Panen untuk Petani Indonesia
Petr Ganaj / Pexels

Cara Menanam Sorgum dari Awal sampai Panen untuk Petani Indonesia

Menanam sorgum sangat fleksibel dan hemat air, cocok ditanam di lahan kering maupun sawah tadah hujan sepanjang tahun dengan hasil panen melimpah.

Jawaban singkat

Sorgum merupakan tanaman pangan masa depan Indonesia yang tahan kekeringan dan sangat cocok ditanam baik pada awal musim kemarau maupun musim hujan. Persiapan lahan dimulai dengan membajak tanah seluas 1 hektar hingga gembur dan membuat bedengan dengan lebar 100 cm serta tinggi 20 cm jika lahan rawan tergenang. Kebutuhan benih sorgum rata-rata berkisar antara 8 hingga 10 kg per hektar dengan pengaturan jarak tanam ideal 70 cm antar barisan dan 20 cm dalam barisan.

Ringkas: Sorgum

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari minimal 8 jam
Penyiraman
Sedang, tahan kering tetapi butuh air saat pembungaan
Musim
Sepanjang tahun dengan pengaturan irigasi
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman alternatif pangan yang sangat tangguh di lahan marginal.

Penanaman benih dilakukan secara langsung dengan memasukkan 2 sampai 3 biji sorgum per lubang tanam pada kedalaman 3 cm. Pengairan awal sangat penting diberikan 1 kali sehari pada 10 hari pertama hingga benih berkecambah secara merata di lahan. Pemberian pupuk kandang atau kompos dengan dosis 5 ton per hektar dilakukan saat pengolahan tanah awal untuk menyuplai nutrisi organik bagi pertumbuhan awal tanaman.

Pemeliharaan tanaman meliputi penjarangan pada umur 14 hari setelah tanam (HST) dengan menyisakan 2 tanaman terkuat per lubang, serta pembumbunan tanah pada umur 30 HST untuk memperkokoh perakaran. Penyiangan gulma dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu pada umur 15 HST dan 45 HST agar tidak terjadi perebutan nutrisi. Pengairan susulan cukup dilakukan setiap 10 hingga 14 hari sekali terutama saat fase pembungaan jika kondisi cuaca sangat kering.

Panen sorgum dapat dilakukan ketika tanaman berumur 90 hingga 110 hari setelah tanam, ditandai dengan biji yang terasa keras bila digigit dan daun bagian bawah mulai menguning. Pemanenan dilakukan dengan memotong malai sorgum sekitar 15 cm di bawah pangkal bulir menggunakan sabit tajam pada pagi hari yang cerah. Setelah dipanen, malai segera dijemur di bawah sinar matahari selama 3 hingga 5 hari hingga kadar air biji turun mencapai 12 persen agar aman disimpan.

Langkah-langkah

  1. Pengolahan Lahan dan Pembuatan Lubang Tanam: Gemburkan tanah dengan pembajakan, taburkan kompos 5 ton per hektar, lalu buat lubang tanam dengan jarak 70x20 cm.
  2. Penanaman Benih: Masukkan 2 hingga 3 biji sorgum berkualitas ke dalam lubang tanam sedalam 3 cm, lalu tutup tipis dengan tanah halus.
  3. Pemeliharaan dan Penyiangan: Lakukan penjarangan menyisakan 2 tanaman per lubang pada umur 14 HST dan bersihkan gulma secara berkala pada umur 15 dan 45 HST.
  4. Pemanenan dan Pengeringan: Potong malai sorgum pada umur 90 sampai 110 HST saat biji mengeras, lalu jemur malai selama 3 hingga 5 hari hingga kadar air mencapai 12 persen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah sorgum bisa ditanam di lahan bekas sawah?

Bisa, sorgum sangat baik ditanam di lahan bekas sawah sebagai tanaman rotasi setelah padi pada musim kemarau.

Berapa kali sorgum bisa dipanen dalam satu kali tanam?

Sorgum memiliki sifat ratoon, sehingga dapat dipanen 2 hingga 3 kali dari satu kali penanaman dengan merawat tunas baru setelah panen pertama.

Bagaimana cara mengetahui biji sorgum siap dipanen?

Biji sorgum siap dipanen jika sudah mengeras saat ditekan atau digigit, serta muncul bintik hitam kecil pada pangkal biji.

Apakah tanaman sorgum membutuhkan banyak air?

Sorgum tergolong tanaman yang sangat efisien dalam penggunaan air dan tahan kekeringan dibandingkan jagung atau padi.

Apa keunggulan menanam sorgum dibanding tanaman pangan lain?

Sorgum relatif tahan terhadap iklim ekstrem, memiliki kadar gluten bebas, dan seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan.

Lebih lanjut tentang Sorgum

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.