Cara Menanam Hanjeli dari Awal sampai Panen

Menanam hanjeli sebagai pangan alternatif yang kaya nutrisi dapat dilakukan dengan mudah di lahan terbuka sepanjang tahun dengan teknik budidaya yang tepat.

Jawaban singkat

Pengolahan lahan dan penanaman awal merupakan langkah krusial dalam budidaya hanjeli. Tanaman ini tumbuh optimal pada tanah gembur dengan pH 5,5 hingga 6,5. Buatlah bedengan atau guludan dengan lebar 100 cm dan berikan pupuk kandang matang sebanyak 10 hingga 15 ton per hektar sebelum tanam. Tanam benih hanjeli dengan kedalaman 3 hingga 5 cm menggunakan jarak tanam 50x70 cm, di mana setiap lubang diisi 2 sampai 3 biji. Penanaman paling ideal dilakukan pada awal musim hujan, namun bisa sepanjang tahun jika pasokan air irigasi tersedia.

Ringkas: Hanjeli

Cahaya
Sinar matahari penuh (6-8 jam sehari)
Penyiraman
Sedang, 1-2 kali seminggu saat kemarau
Musim
Sepanjang tahun
Tingkat Kesulitan
Mudah

Sangat cocok untuk pemanfaatan lahan kering atau pekarangan rumah.

Pemeliharaan rutin sangat penting untuk memastikan pembentukan rumpun yang kokoh. Lakukan penyulaman pada umur 7 hingga 14 hari setelah tanam untuk mengganti benih yang tidak tumbuh. Pengairan perlu dilakukan 2 sampai 3 hari sekali selama satu bulan pertama, lalu dikurangi menjadi seminggu sekali saat memasuki musim kemarau. Lakukan penyiangan gulma dan pembumbunan tanah di sekitar pangkal batang pada umur 30 hari dan 60 hari setelah tanam agar batang berdiri kuat dan perakaran berkembang maksimal.

Pemupukan susulan dan perlindungan tanaman dilakukan untuk menjaga produktivitas biji. Berikan pupuk organik cair atau pupuk susulan kompos pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam sesuai panduan baku lahan setempat. Waspadai serangan hama ulat grayak pada daun dan walang sangit saat fase pembentukan bulir, serta penyakit bercak daun yang sering muncul pada musim hujan saat kelembapan udara sangat tinggi. Lakukan sanitasi kebun secara berkala untuk menekan populasi hama.

Pemanenan hanjeli dilakukan ketika tanaman memasuki umur 4 hingga 6 bulan atau sekitar 120 sampai 180 hari setelah tanam. Ciri tanaman siap panen adalah ketika 80 persen bulir pada malai telah mengeras dan berwarna kehitaman atau putih mengilap tergantung varietasnya. Potong malai menggunakan sabit, kemudian jemur di bawah terik matahari selama 3 hingga 5 hari hingga kadar air turun mencapai 12 hingga 14 persen sebelum dilanjutkan ke proses penyosohan dan penyimpanan.

Langkah-langkah

  1. Penyiapan Lahan dan Benih: Olah tanah hingga gembur, campurkan pupuk kandang matang 1-2 kg per meter persegi, dan pilih biji hanjeli bernas sebagai benih.
  2. Penanaman Benih: Buat lubang tanam kedalaman 3-5 cm dengan jarak 50x70 cm, masukkan 2-3 biji per lubang, lalu tutup dengan tanah halus.
  3. Perawatan dan Pembumbunan: Siram secara teratur, lakukan penyiangan gulma, dan bumbun tanah ke pangkal batang pada umur 30 dan 60 hari setelah tanam.
  4. Pemanenan dan Pascapanen: Potong malai saat 80% biji mengeras dan berwarna tua, jemur malai 3-5 hari, rontokkan biji, lalu simpan dalam wadah kering.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa lama waktu yang dibutuhkan dari tanam sampai panen hanjeli?

Hanjeli umumnya dapat dipanen pada umur 4 hingga 6 bulan (120-180 hari) tergantung varietas dan ketinggian tempat.

Apakah tanaman hanjeli tahan terhadap kondisi kekeringan?

Ya, hanjeli memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga sangat toleran terhadap kekeringan setelah tanaman dewasa.

Bagaimana cara mengolah biji hanjeli setelah dipanen?

Biji hanjeli yang sudah dijemur kering harus disosoh menggunakan mesin penyosoh atau ditumbuk untuk memisahkan kulit luar yang keras dari beras hanjeli.

Apakah hanjeli bisa ditanam di pot atau polybag?

Bisa, gunakan polybag berdiameter minimal 40 cm dengan media tanam campuran tanah, kompos, dan sekam bakar berbanding 2:1:1.

Apa penyebab utama biji hanjeli menjadi hampa saat dipanen?

Penyebab utamanya adalah kekurangan air pada masa pembungaan dan pembentukan biji, serta serangan hama penghisap seperti walang sangit.

Lebih lanjut tentang Hanjeli

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.