Panduan Pemupukan Sorgum yang Tepat per Fase

Pemupukan sorgum yang tepat sesuai fase pertumbuhan akan meningkatkan hasil panen hingga 30%.

Jawaban singkat

Sorgum (Sorghum bicolor) adalah tanaman pangan yang adaptif di berbagai wilayah Indonesia, dari dataran rendah hingga menengah. Pemupukan yang tepat sangat menentukan produktivitas, terutama pada lahan kering yang dominan di musim kemarau. Panduan ini akan mengupas kebutuhan hara sorgum mulai dari fase vegetatif awal hingga pengisian biji, dengan dosis yang disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim tropis Indonesia.

Ringkas: Sorgum

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari minimal 8 jam
Penyiraman
Sedang, tahan kering tetapi butuh air saat pembungaan
Musim
Sepanjang tahun dengan pengaturan irigasi
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman alternatif pangan yang sangat tangguh di lahan marginal.

Fase vegetatif awal (0-30 HST) adalah kunci pembentukan akar dan daun. Pada tahap ini, berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang atau kompos sebanyak 5-10 ton per hektar, ditambah urea 50-75 kg/ha, SP-36 100-150 kg/ha, dan KCl 50-75 kg/ha. Pupuk dasar diberikan saat tanam atau 7-10 hari setelah tanam. Jika tanah masam (pH <5,5), sebaiknya lakukan pengapuran 2 minggu sebelum tanam dengan dolomit 1-2 ton/ha.

Memasuki fase vegetatif akhir hingga pembungaan (30-60 HST), tanaman membutuhkan nitrogen dan kalium lebih tinggi. Lakukan pemupukan susulan pertama pada 30-35 HST dengan urea 100-150 kg/ha dan KCl 50-75 kg/ha. Cara aplikasi: buat alur di samping barisan tanaman sedalam 5-10 cm, tabur pupuk, lalu tutup dengan tanah. Pada fase ini, pastikan ketersediaan air cukup, terutama saat pembentukan malai (50-60 HST). Jika musim kemarau ekstrem, beri irigasi 2-3 kali seminggu.

Fase pengisian biji (60-90 HST) membutuhkan kalium dan fosfor untuk meningkatkan bobot biji. Berikan pupuk susulan kedua pada 60-65 HST dengan KCl 50-75 kg/ha dan SP-36 50 kg/ha. Hindari pemberian nitrogen berlebihan pada fase ini karena dapat menunda pemasakan dan meningkatkan risiko rebah. Panen sorgum biasanya dilakukan pada 90-120 HST, tergantung varietas. Lakukan uji tanah setiap 2-3 tahun untuk menyesuaikan dosis pupuk.

Langkah-langkah

  1. Lakukan analisis tanah minimal 2 minggu sebelum tanam untuk mengetahui pH, C-organik, N, P, K, dan tekstur tanah. Jika pH <5,5, beri dolomit 1-2 ton/ha.
  2. Berikan pupuk dasar saat tanam (0-7 HST): pupuk kandang 5-10 ton/ha, urea 50-75 kg/ha, SP-36 100-150 kg/ha, dan KCl 50-75 kg/ha. Aplikasikan dengan cara ditabur di alur tanam atau dilarik di samping benih.
  3. Lakukan pemupukan susulan pertama pada 30-35 HST dengan urea 100-150 kg/ha dan KCl 50-75 kg/ha. Taburkan di alur sedalam 5-10 cm di samping barisan tanaman, lalu tutup dengan tanah.
  4. Berikan pemupukan susulan kedua pada 60-65 HST dengan KCl 50-75 kg/ha dan SP-36 50 kg/ha. Aplikasikan dengan cara yang sama. Hentikan pemupukan setelah fase pengisian biji untuk menghindari keterlambatan panen.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu terbaik pemupukan dasar sorgum?

Pupuk dasar diberikan saat tanam atau 7-10 hari setelah tanam (HST). Jika diberikan saat tanam, taburkan di alur tanam lalu tutup dengan tanah tipis.

Berapa dosis pupuk urea untuk sorgum per hektar?

Dosis urea total berkisar 150-225 kg/ha, dibagi menjadi pupuk dasar 50-75 kg/ha, susulan pertama 100-150 kg/ha. Sesuaikan dengan kesuburan tanah.

Apakah sorgum perlu pemupukan susulan kedua?

Ya, pemupukan susulan kedua pada 60-65 HST dengan KCl dan SP-36 penting untuk mendukung pengisian biji. Jika tanah subur, dosis dapat dikurangi.

Bagaimana jika tanah masam?

Lakukan pengapuran dengan dolomit 1-2 ton/ha, diberikan 2 minggu sebelum tanam. Kapur dicampur merata dengan tanah sedalam 20 cm.

Apakah pupuk kandang bisa menggantikan pupuk kimia?

Pupuk kandang sebagai pupuk dasar membantu memperbaiki struktur tanah, namun tetap perlu pupuk kimia untuk mencukupi kebutuhan hara makro. Kombinasi keduanya ideal.

Mengapa daun sorgum menguning meski sudah dipupuk?

Penyebabnya bisa karena kekurangan nitrogen, namun juga bisa karena kelebihan air atau serangan hama. Lakukan uji tanah dan periksa tanaman untuk diagnosis tepat.

Lebih lanjut tentang Sorgum

Panduan terkait

Pemupukan, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.