Sorgum, Daun Sorgum Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Petr Ganaj / Pexels

Daun Sorgum Menguning: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gejala daun sorgum kuning pada musim kemarau umumnya disebabkan oleh kekurangan hara nitrogen, stres kekeringan ekstrem, atau serangan hama pengisap daun.

Jawaban singkat

Sorgum merupakan tanaman pangan alternatif yang relatif tahan kekeringan, namun perubahan warna daun menjadi kuning pada musim kemarau menandakan adanya gangguan fisiologis atau serangan pengganggu tanaman. Pada umur 30 hingga 60 hari setelah tanam, kebutuhan unsur hara dan air tetap harus terpenuhi secara terukur agar pembentukan malai tidak terganggu. Gejala klorosis atau menguningnya jaringan daun ini dapat menurunkan kapasitas fotosintesis hingga 40 persen jika tidak segera ditangani secara tepat.

Ringkas: Sorgum

Cahaya
Sinar matahari penuh sepanjang hari minimal 8 jam
Penyiraman
Sedang, tahan kering tetapi butuh air saat pembungaan
Musim
Sepanjang tahun dengan pengaturan irigasi
Tingkat Kesulitan
Mudah

Tanaman alternatif pangan yang sangat tangguh di lahan marginal.

Penyebab utama menguningnya daun sorgum di lahan kering meliputi kekurangan unsur hara makro seperti Nitrogen dan Kalium, stres air rendah, serta serangan hama Kutu Daun Kuning. Ketika tanah retak di musim kemarau panjang tanpa irigasi berkala, penyerapan hara terhenti total sehingga daun tua di bagian bawah mulai menguning dari ujung menuju tulang daun membentuk pola V terbalik. Pengamatan cermat pada pola kuning tersebut menjadi kunci diagnosis awal di lapangan.

Untuk mengatasi masalah ini, pemberian pemupukan susulan berbasis bahan organik cair dan pupuk nitrogen berimbang perlu dilakukan bersamaan dengan irigasi selingan setiap 7 hingga 10 hari sekali. Pengelolaan lahan pada areal 1000 meter persegi membutuhkan tambahan kompos matang sebanyak 500 kilogram saat pembumbunan untuk meningkatkan kapasitas genggam air tanah di kawasan kering. Langkah perbaikan struktur tanah ini sangat membantu tanaman bertahan hingga masa panen tiba.

Pemantauan rutin seminggu dua kali pada permukaan bawah daun sangat krusial untuk mendeteksi koloni hama sejak dini. Jika ditemukan gumpalan cairan embun madu atau jelaga hitam, segera lakukan tindakan pengendalian fisik dan hayati sebelum klorosis meluas ke daun bendera yang menentukan bobot biji sorgum saat panen. Dengan penanganan cepat, potensi hasil panen sorgum tetap dapat diselamatkan secara optimal.

Penyebab & Cara Mengatasi

Defisiensi Nitrogen (N)

Ciri: Daun tua bagian bawah menguning terlebih dahulu mulai dari ujung melancip sepanjang tulang daun berbentuk pola V, pertumbuhan tanaman kerdil.

Solusi: Berikan pemupukan susulan kaya nitrogen atau pupuk organik cair, lalu lakukan penyiraman agar hara dapat terlarut dan diserap akar.

Stres Kekeringan (Drought Stress)

Ciri: Daun menggulung ke dalam, warna kuning merata dari daun tua hingga daun muda, permukaan tanah lahan retak-retak.

Solusi: Lakukan irigasi alur secara berkala setiap 7 sampai 10 hari dan tambahkan mulsa organik di sekitar pangkal batang.

Serangan Kutu Daun Kuning (Melanaphis sacchari)

Ciri: Terdapat koloni serangga kecil di permukaan bawah daun, daun menguning berbercak, timbul embun madu dan jamur jelaga hitam.

Solusi: Semprotkan agens hayati pengendalikan hama atau larutan sabun kalium cair, serta bersihkan gulma inang di sekitar areal pertanaman.

Defisiensi Kalium (K)

Ciri: Tepi daun tua menguning lalu berubah menjadi cokelat seperti terbakar, batang tanaman menjadi rapuh dan mudah rebah.

Solusi: Tambahkan abu gosok atau pembenah tanah kaya kalium pada fase vegetatif akhir sebelum pembentukan malai.

Langkah-langkah

  1. Identifikasi pola menguningnya daun, apakah dimulai dari ujung daun tua, tepi daun, atau disertai koloni hama di bagian bawah daun.
  2. Lakukan penyiraman atau irigasi alur sebanyak 15 hingga 20 liter per meter persegi jika kondisi tanah lahan sangat kering dan retak.
  3. Aplikasikan kompos matang atau pupuk susulan pada piringan tanaman lalu tutup kembali menggunakan tanah secara merata.
  4. Pasang mulsa jerami atau sisa tanaman setebal 5 hingga 7 cm di sekitar barisan tanaman untuk menekan penguapan air tanah selama musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah daun sorgum kuning selalu menandakan tanaman akan mati?

Tidak, menguningnya daun tua di bagian bawah sering kali merupakan proses fisiologis alokasi hara atau stres kekeringan ringan yang masih bisa dipulihkan.

Berapa kali sorgum perlu disiram saat musim kemarau agar daun tidak kuning?

Penyiraman atau irigasi alur idealnya dilakukan setiap 7 hingga 10 hari sekali pada fase vegetatif kritis.

Apakah pupuk kandang bisa mencegah daun sorgum menguning?

Ya, pupuk kandang matang meningkatkan daya simpan air tanah dan menyediakan hara makro yang terlepas secara perlahan.

Mengapa daun bagian atas atau daun bendera yang menguning lebih berbahaya?

Daun bendera memberikan suplai fotosintat utama untuk pengisian biji, sehingga jika menguning hasil panen biji sorgum dapat turun drastis.

Lebih lanjut tentang Sorgum

Panduan terkait

Daun Menguning, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.