Panduan Lengkap Cara Menanam Porang dari Awal sampai Panen

Menanam porang memerlukan persiapan lahan yang gembur, pemilihan bibit katak atau umbi berkualitas, serta perawatan teratur hingga siap dipanen dalam waktu satu sampai dua musim.

Jawaban singkat

Budidaya porang di Indonesia sangat bergantung pada siklus musim hujan dan kemarau. Waktu penanaman terbaik dimulai pada awal musim hujan, sekitar bulan Oktober hingga November, saat kelembaban tanah mulai meningkat. Langkah awal diawali dengan pengolahan tanah secara optimal hingga gembur pada kedalaman 30 cm, lalu dibuat bedengan seluas lebar 100 cm dan tinggi 30 cm dengan jarak tanam 50 cm x 50 cm untuk mendukung pembesaran umbi.

Ringkas: Porang

Cahaya
Naungan sedang (40-50% intensitas cahaya)
Penyiraman
Cukup saat fase vegetatif, kering saat dormansi
Musim
Awal musim hujan (Oktober-November)
Tingkat Kesulitan
Sedang

Tanaman mengalami masa tidur (dormansi) saat musim kemarau dan batang akan rebah secara alami.

Pemilihan bibit dapat menggunakan umbi cabutan atau bulbil (katak) yang didapat dari ketiak daun porang. Bibit katak berukuran 10 hingga 20 gram per butir dianjurkan untuk ditanam pada kedalaman 5 sampai 8 cm di atas bedengan. Setiap lubang tanam perlu ditambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang matang sebanyak 1 hingga 2 kg per lubang tanam atau setara 10 hingga 15 ton per hektar sebagai penyedia nutrisi dasar.

Perawatan intensif dilakukan selama masa vegetatif, yaitu bulan Desember hingga April. Penyiangan gulma rutin dilakukan setiap 3 hingga 4 minggu sekali agar nutrisi tanah tidak berebut. Pembumbunan atau penutupan pangkal batang dengan tanah dilakukan 2 kali semusim untuk menutupi umbi yang membesar. Porang membutuhkan naungan sekitar 40 hingga 50 persen, sehingga sangat cocok ditanam di bawah tegakan pohon sengon, mahoni, atau jati.

Tanaman porang akan mengalami fase dormansi saat memasuki musim kemarau pada bulan Mei hingga Agustus, ditandai dengan daun yang menguning dan batang yang rebah ke tanah. Panen katak dilakukan pada akhir musim hujan pertama di bulan April atau Mei. Sementara itu, pemanenan umbi utama paling ideal dilakukan pada akhir musim kemarau tahun kedua (umur 18 hingga 24 bulan) dengan bobot umbi rata-rata mencapai 2 hingga 3 kg per tanaman.

Langkah-langkah

  1. Olah tanah hingga gembur dan buat bedengan setinggi 30 cm dengan lebar 100 cm serta parit drainase seluas 40 cm di awal musim hujan.
  2. Campurkan pupuk kandang matang sebanyak 1 sampai 2 kg ke dalam setiap lubang tanam dengan jarak 50 cm x 50 cm.
  3. Tanam bibit katak porang pada kedalaman 5 hingga 8 cm dengan posisi tunas mengarah ke atas, lalu tutup kembali menggunakan tanah halus.
  4. Lakukan penyiangan gulma tiap bulan, pembumbunan pangkal batang, dan panen umbi utama ketika batang telah rebah serta mengering total di musim kemarau.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan waktu paling tepat untuk mulai menanam porang?

Waktu terbaik menanam porang adalah di awal musim hujan, yaitu sekitar bulan Oktober hingga November.

Berapa lama umbi porang siap dipanen dari awal tanam?

Umbi porang utama siap dipanen secara optimal setelah melewati dua periode tumbuh atau sekitar 18 hingga 24 bulan.

Apakah porang bisa ditanam di lahan terbuka tanpa naungan?

Bisa, tetapi pertumbuhannya kurang optimal dan daun mudah terbakar. Porang tumbuh paling baik dengan naungan 40 sampai 50 persen.

Apa bedanya katak porang dan umbi porang?

Katak (bulbil) adalah bintil cokelat yang tumbuh pada ketiak cabang daun, sedangkan umbi porang tumbuh di dalam tanah.

Berapa jarak tanam yang ideal untuk tanaman porang?

Jarak tanam ideal adalah 50 cm x 50 cm atau 50 cm x 60 cm agar umbi memiliki ruang cukup untuk membesar.

Lebih lanjut tentang Porang

Panduan terkait

Cara Menanam, di semua tanamanBandingkan gejala dan solusinya menurut tanaman, panduan lintas tanaman.