Bibit padi muda yang berumur 15 sampai 21 hari setelah semai dipindahkan ke lahan utama yang sudah diratakan. Terapkan pola tanam Jajar Legowo 2:1 dengan jarak tanam 20 cm x 10 cm x 40 cm untuk memaksimalkan masuknya sinar matahari ke kanopi bawah, meningkatkan populasi tanaman hingga 30 persen, serta memudahkan pemeliharaan di musim hujan maupun musim kemarau.
Sistem pengairan berselang ditata dengan menggenangi lahan setinggi 3 sampai 5 cm selama beberapa hari, lalu biarkan air mengering secara alami hingga tanah retak rambut setiap 7 sampai 10 hari sekali. Lakukan penyiangan gulma pertama pada umur 21 hari setelah tanam dan penyiangan kedua pada umur 42 hari setelah tanam menggunakan alat landak pembersih rumput agar nutrisi tanah terserap optimal oleh akar padi.
Padi siap dipanen pada umur 105 sampai 120 hari setelah semai, ditandai dengan 95 persen bulir gabah pada malai yang telah menguning sempurna serta bendera daun memering. Potong pangkal batang padi menggunakan sabit bergerigi pada pagi hari saat embun telah mengering, lalu segera lakukan perontokan gabah agar kualitas beras tetap terjaga dan tidak membusuk.





