Infeksi pada bagian daun umumnya didominasi oleh penyakit bercak daun cokelat serta karat daun yang mulai tampak saat tanaman berumur 30 hingga 45 hari setelah tanam. Gejala bercak daun ditandai dengan timbulnya lingkaran cokelat bertepi kuning melingkar, sedangkan karat daun memperlihatkan pustula kecil berwarna cokelat kemerahan di permukaan bawah daun yang membuat daun mengering dan gugur prematur.
Ancaman pada bagian perakaran dan pangkal batang biasanya disebabkan oleh penyakit layu bakteri dan busuk batang Sclerotium yang sering muncul pada umur 40 hingga 60 hari setelah tanam. Layu bakteri ditandai dengan kondisi tanaman yang mendadak terkulai layu dalam kurun waktu 24 hingga 48 jam namun warna daun tetap hijau segar, sedangkan busuk batang memicu munculnya benang miselium putih serta butiran cokelat mirip biji sawi di pangkal batang.
Pengendalian terpadu harus segera diterapkan dengan memperbaiki sistem sanitasi dan drainase lahan melalui pembuatan bedengan setinggi 20 hingga 30 cm serta pengaturan jarak tanam 40 cm x 15 cm. Pemberian agens hayati pada tanah sebelum tanam serta pengaplikasian bahan pengendali sesuai petunjuk kemasan merupakan langkah krusial untuk menekan penyebaran patogen secara efektif.





