Penyakit busuk batang (Fusarium stalk rot) biasanya menyerang saat tanaman memasuki fase pembungaan. Ciri khasnya: batang bagian bawah berwarna coklat kehitaman, lunak, dan berlendir. Daun menguning dan layu, bahkan tanaman bisa roboh. Penyakit ini menyebar melalui tanah dan sisa tanaman sakit. Sementara itu, hawar daun (Helminthosporium leaf blight) muncul sebagai bercak kecil coklat pada daun yang melebar membentuk hawar. Pada serangan berat, daun mengering dan gugur. Penyakit ini cepat menyebar saat kelembaban tinggi dan suhu 25-30°C.
Untuk mengendalikan busuk batang, lakukan rotasi tanaman dengan bukan rumput-rumputan (misal kacang-kacangan) minimal 2 musim. Perbaiki drainase dengan membuat bedengan setinggi 30-40 cm. Jika tanaman sudah terinfeksi, segera cabut dan bakar. Untuk hawar daun, atur jarak tanam 40x40 cm agar sirkulasi udara baik. Gunakan benih sehat yang sudah direndam air hangat 50°C selama 15 menit. Jika diperlukan fungisida, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.
Pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Pastikan lahan bersih dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya. Beri pupuk kandang 10-15 ton/ha untuk memperkuat tanaman. Pantau tanaman setiap minggu, terutama saat awal musim hujan. Jika gejala muncul, jangan tunda penanganan. Dengan perawatan rutin, hanjeli Anda akan tumbuh sehat dan memberikan hasil optimal.